Nasional

Desak Taufik Kurniawan Mundur

Redaktur: Nurhayat
Desak Taufik Kurniawan Mundur - Nasional

Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi II DPR RI mendesak Taufik Kurniawan untuk lebih memilki etika. Pasalnya, hingga saat ini Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Amanat nasional (PAN) itu belum juga mengundurkan diri. Sejatinya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkannya menjadi tersangka kasus dugaan gratifikasi kepengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen APBN tahun 2016. 

Anggota Komisi II DPR, Achmad Baidowi mengatakan, seharusnya Taufik memperhatikan etika yakni, mundur dari jabatannya. Hal ini agar DPR tak selalu menjadi cemoohan publik. ”Malulah yang seperti ini. Ya biarlah publik yang menilai. Apalagi kita tahu selama ini KPK tidak pernah ada yang namanya SP3. Ketika sudah berurusan dengan KPK ya mohon maaf lah ya tinggal berdoa saja,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/12).

Pria yang akrab disapa Awiek itu merasa sangat terganggu terhadap kasus ini. Sebab, membuat DPR makin tidak dipercaya publik. ”Terus terang kami lembaga DPR saat ini terganggu dengan pimpinan yang tersangkut kasus hukum. Survei membuktikan lembaga yang paling tidak dipercaya publik di antarnya DPR bersama dengan parpol,” katanya.

Dia juga mengimbau atas nama institusi DPR ketika pimpinan melakukan tindak tercela dan ada kasus yang menyandera sebaiknya segera diganti. Namun, dia menyerahkan hal itu kepada masing-masing partai yang memiliki hak otoritarif sesuai dengan Undang-Undang Partai Politik (parpol).

”Contoh ketika Pak Setnov (Setya Novanto, Red) dulu jadi tersangka kami teriak enggak bisa DPR itu dipimpin oleh tersangka. Mohon kelegowoan dari fraksi yang bersangkutan untuk menarik lah ya minimal, dan Alhamdulillah Golkar melakukan itu bahkan diganti dari keanggotaan DPR,” paparnya.

Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyerahkan sepenuhnya kepada PAN apakah akan melakukan hal yang sama seperti Partai Golkar atau tetap menghadapi arus publik. Dia berharap, persepsi publik terhadap DPR yang sudah negatif jangan diperburuk dengan status pimpinan yang tersandera hukum.

Terpisah, Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan mengatakan, partainya masih menjalin komunikasi dengan Taufik untuk mencari solusi terbaik. ”Dalam hal ini kami sedang melakukan komunikasi dengan Pak Taufik ya untuk mencari solusi yang tepat dan memang pada situasi seperti ini yang paling cepat dan tepat memang untuk Pak Taufik untuk mengundurkan diri,” kata Bara kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/12).

PAN, kata Bara, yakin bahwa Taufik pada akhirnya akan berbesar hati mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu, lanjut dia, demi menjaga kehormatan Partai dan instansi DPR. ”Jadi memang kesadaran itu yang kami harapkan Pak Taufik untuk mengambil langkah yang betul-betul pada akhirnya menguntungkan semua pihak. Termasuk juga Pak Taufik sendiri, partai dan juga institusi DPR itu sendiri,” ungkapnya.

Bara menjelaskan, bahwa partainya memang memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah DPR. Karena itu, dia berharap Taufik bisa mengambil keputusan yang terbaik bagi semua pihak. ”Karena kehormatan DPR itu harus kita jaga semuanya dan PAN juga punya komitmen untuk menjaga kehormatan tersebut kami mendapatkan kehormatan untuk mempunyai posisi Wakil Ketua DPR, dan itu memberikan kami tanggung jawab untuk menjaga kehormatan tersebut,” ucapnya. ”Jadi kami harapkan bahwa secepatnya kami akan mengajukan surat untuk menunjuk pengganti Pak Taufik Kurniawan,” tutupnya. (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Hukum / Taufik Kurniawan Minta Dibebaskan

Hukum / Ditanya soal Borgol, Taufik Kurniawan Tersenyum

All Sport / Dibekap Cedera, Peraih Emas Olimpiade Mundur

Politik / PAN Masih Pegang Surat Pengunduran Diri Takur

Headline / Resmi Jadi Tersangka KPK, Taufik Kurniawan Ragu Mundur


Baca Juga !.