Bola Dunia

Bisa Jadi Batu Sandungan 

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Bisa Jadi Batu Sandungan  - Bola Dunia

INDOPOS.CO.ID – Pelatih Manchester City Pep Guardiola harus waspada. Ibarat orang yang sedang berjalan, langkah kaki pria asal Spanyol itu kerapkali terantuk tatkala tim asuhannya bermain melawan klub asal Inggris Barat Laut, Liverpool. Liverpool dan Everton adalah representasi klub asal Inggris Barat laut itu. Keduanya kerap kali menjadi batu sandungan. Rasio kemenangan Pep atas keduanya juga terbilang rendah.

Mungkinkah ada hambatan psikis yang menyertai pria berusia 47 tahun itu? Entahlah. Tetapi fakta-fakta berikut sangat mendukung persepsi itu. Setelah imbang tanpa gol lawan Liverpool pada (7/10), pada matchweek ke-17 Sabtu nanti malam (15/12), giliran Everton yang akan menghadapi City.  Duel keduanya berlangsung di Stadion City of Manchester (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 19.30 WIB).

Chairman City Khaldoon Al Mubarak kepada Manchester Evening News Jumat (14/12) optimistis, laga di kandang ini akan memutus rekor tak pernah menang Guardiola lawan Everton di kandang. Dua kali bertemu Everton,  hasilnya selalu seri 1-1. Pertama,  pada 15 Oktober 2016 dan kedua pada 21 Agustus 2017.

Yang menarik, tatkala melawat ke kandang Everton di Stadion Goodison Park pada 15 Januari 2017, City malahan dibantai empat gol tanpa ampun. Sejarah mencatat, itulah kekalahan terbesar Guardiola di kancah domestik pentas Liga Inggris. “Saya katakan kepada Pep setelah kekalahan itu, kalau dia akan menjadi sosok yang lain pada musim berikutnya. Dan memang benar. Setahun berselang semuanya sangat berbeda,” sebut Al Mubarak.

Kepercayaan pria 42 tahun itu terbayar lunas. Jika pada musim perdana Guardiola City nirgelar. Maka periode selanjutnya, 2017-2018, pelatih asal Santpedor Spanyol itu memberikan dua trofi sekaligus kepada The Citizens.  “Saya tak pernah membayangkan kalau City akan finis musim lalu dengan hasil 100 poin dan mencetak 106 gol,'' lanjutnya. ''Titik rendah Pep di musim pertama membuat dia mencapai hasil yang jauh lebih baik pada musim keduanya,” ucap Al Mubarak.

Gelandang City Ilkay Guendogan kepada ESPN kemarin menjelaskan, meski posisi timnya dikudeta Liverpool pada matchweek pekan lalu gara-gara kalah 0-2 dari Chelsea pada (9/12), dia dan rekan-rekannya tetap bersikap rileks.   “Pertandingan ini sendiri tak akan mudah.  Namun,  saya berjanji mengeluarkan kemampuan terbaik saya. Kami ingin tiga poin di kandang,” ujar mantan pemain Borussia Dortmund itu.

Ketika City menang atas 1899 Hoffenheim di Liga Champions (13/12), Guendogan bermain sebagai gelandang bertahan. Dia menggantikan Fernandinho yang tertarik otot pahanya. Guendogan tak menjamin dirinya bisa kembali bermain dalam posisi yang ditinggalkan Fernandinho itu.

Selain Fernandinho yang kemungkinan absen,  Sergio Aguero juga masih teka-teki. Bomber timna Argentina itu cedera bagian pangkal paha sejak awal Desember. David Silva juga cedera hamstring.   “Kami menjalani pertandingan yang sangat ketat dengan pemain yang ada saat ini. Strategi rotasi akan sangat menentukan. Kita lihat apakah Aguero bisa bermain pekan ini atau tidak,” kata Guardiola dalam situs resmi City kemarin.

Sementara itu, pelatih Everton Marco Silva kepada BBC mengatakan, City pasti akan bermain lebih ganas. “Pertahanan akan dimulai dari lini depan. Kami tahu City akan melakukan pressing sepanjang laga dan kami harus siap menghadapinya,” tutur eks pelatih Watford tersebut. Soal catatan kandang City yang tak pernah menang atas Everton dalam dua musim terakhir, Silva menganggap itu bukan patokan. Silva pun tak pernah berpikiran untuk bermain defensif. (koc)

Berita Terkait


Baca Juga !.