Total Sport

Putri BNI Kembali Hadapi Laga Sulit

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Putri BNI Kembali Hadapi Laga Sulit - Total Sport

Ilustrasi Foto

INDOPOS.CO.ID - Tim putri Jakarta BNI 46 memulai Proliga 2019 dengan mulus. Pada dua laga di dua seri pembuka, mereka menyabet dua kali kemenangan. Itu terasa istimewa, sebab, salah satu kemenangan mereka yakni melawan Jakarta Pertamina Energi, salah satu kandidat juara musim ini. Terlebih, kini, Pertamina juga mengandalkan barisan pemain yang merupakan bagian timnas di Asian Games 2018. BNI 46 hanya mengandalkan Tri Retno Mutiara dan Hany Budiarti. 

Nah, pekan ini, skuad asuhan Risco Herlambang itu akan kembali melakoni laga sulit. Yakni menghadapi Jakarta Popsivo PGN pada Jumat (21/12) dan tuan rumah Bank BJB Pakuan dua hari berikutnya. Seri ketiga yang berlangsung di GOR C’Tra Arena, Bandung.  

“Tim kami nggak bertabur bintang. Anak-anak juga ingin membuktikan diri, ada motivasi untuk kalahkan tim-tim bintang,” terang Risco ketika dikonfirmasi kemarin (18/12). Dengan tambahan dua pemain asing yang ada saat ini, Ajcharporn Kongyot dari Thailand dan Lindsay Stalzer, pemain senior Amerika Serikat turut melengkapi skuad BNI 46 putri. “Sejauh ini, secara persaingan memang cukup berat di tim putri. Hanya lima tim dan kami dituntut untuk selalu menang,” kata Risco. Nah, menghadapi Popsivo nanti, timnya punya motivasi lebih untuk kembali mendulang kemenangan.

Sedangkan putri Popsivo PGN juga mengincar sapu bersih di putaran pertama. Mereka juga sudah mendulang dua kali kemenangan. Popsivo yang kini punya materi berlimpah jebolan timnas Asian Games juga salah satu favorit juara sektor putri.

Berkaca dari dua seri pembuka, Dwi Sari, asisten pelatih Popsivo menyebutkan secara teknis timnya juga menghadapi persaingan ketat. Sebab, pekan ini, di seri Bandung, mereka akan berjumpa BNI 46 dan Pertamina.  “Target tetap ambil poin, meskipun ketat,” sebutnya. Beberapa catatan bagi Popsivo yakni tetap mengoptimalkan receive pertama. Apalagi, sejumlah tukang gebuk Popsivo juga menjadi andalan Indonesia di timnas. Seperti misalnya Aprilia Manganang, Wilda Nur Fadhila ataupun Amalia Fajrina. (bam)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.