Total Sport

Tepis Tudingan Rivalitas Pembalapnya

Redaktur: Riznal Faisal
Tepis Tudingan Rivalitas Pembalapnya - Total Sport

Marc Marquez.PHOTO BY JURE MAKOVEC / AFP

INDOPOS.CO.ID - Manajer Repsol Honda Alberto Puig menepis banyaknya omongan tentang rivalitas pembalapnya musim depan, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Alih-alih mempersiapkan cara untuk menghindari persaingan keduanya, Puig justru mengaku dirinya sama sekali tak mencemaskan atmosfer garasinya di MotoGP musim depan.

“Rivalitas antara Marquez dan Lorenzo, baik di dalam maupun luar lintasan adalah suatu hal yang wajar. Repsol Honda juga tidak akan menganakemaskan salah satu dari kedua pembalapnya,” tepis Puig, dilansir La Vanguardia, Selasa (18/12).

Selain sama-sama bertalenta, kedua rider ini dipastikan mendapat dukungan teknis setara. Puig sendiri menantikan proses adaptasi Lorenzo, yang sejak uji coba pascamusim bulan lalu sudah mampu tampil cukup kompetitif di atas RC213V, meski masih dirundung cedera kaki kanan dan pergelangan tangan kiri.

“Tugas kami bukan mengatur hubungan mereka, melainkan membuat mereka tampil sebaik mungkin. Pertarungan sudah sewajarnya terjadi. Saya takkan berpura-pura dan berharap mereka jadi saudara,” ulangnya.

Banyak manajer tim yang tak ingin ada konflik di antara kedua rider-nya. “Bagi saya ini kesalahan, dengan begitu mereka takkan pernah memenangkan apa pun. Jujur saja saya tidak terlalu merasa khawatir. Satu-satunya hal yang buruk adalah Jorge mengalami cedera. Lainnya tak masalah. Kami yakin kompetisi internal dalam tim akan membuat Honda berada pada level yang lebih tinggi nantinya,” tutupnya.

Puig pun kagum dengan sikap Marquez yang dinilainya selalu bisa mengambil pelajaran dari setiap kesalahan yang dilakukan. Hal tersebut yang dinilainya menjadi salah satu alasan Marquez bisa terus berkembang hingga saat ini.

Ia bahkan mengaku jarang melihat pembalap papan atas sekelas Marquez yang mau mengakui kesalahan. “Hal ini berbanding terbalik dengan The Baby Alien, julukan Marquez yang sering mengakui kesalahannya. Pembalapnya itu tahu kapan melakukan kesalahan dan selalu bisa belajar dari kesalahannya tersebut,” pujinya.

Dalam kehidupan, Anda belajar dari kesalahan dan Marc melakukannya. “Anda tak bisa mengajari Marc soal sesuatu sama sekali. Tapi, ia membolehkan Anda menjelaskan sudut pandang Anda dan ia akan mendengar,” belanya.

Orang-orang terdekatnya, kutip Puig, mengamatinya, merekam video untuknya. “Mereka akan memberi opini padanya dan saya juga bisa memberi opini saya. Tapi, Anda tak bisa mengajarinya apa pun. Menilik pada hal tersebut, dengan usianya yang masih 25 tahun, saya yakin Marquez bakal semakin baik dan menggila lagi pada tahun-tahun mendatang. (ram/net)

Berita Terkait

All Sport / IMI Dukung MotoGP di Sirkuit Mandalika

Indotainment / Antusias, Marquez Belajar Main Angklung

All Sport / Penampilan Marquez Bikin Sembuh, Tapi Sesaat

All Sport / Luncurkan Motor untuk MotoGP 2019

All Sport / MotoGP 2019 Uji Pertama di Sepang

All Sport / MotoGP 2019 Uji Pertama di Sepang


Baca Juga !.