Politik

Kader PAN: Mustahil Indonesia Punah

Redaktur: Redjo Prahananda
Kader PAN: Mustahil Indonesia Punah - Politik

Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wali Kota Bogor Bima Arya bersebrangan dengan pandangan Prabowo Subianto, Indonesia bisa bubar bila dia gagal menjadi Presiden di Pemilu 2019.

Meski PAN satu tubuh dalam Koalisi Indonesia Adil Ma'mur mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Bima optimistis, Indonesia masih tetap berstatu siapapun pilihan rakyat di Pilpres tahun depan.

"Trend di Indonesia, jauh dari indikasi, Indonesia bakal punah atau bubar," ucap Bima dalam diskusi Asumsi.co bertajuk Disrupsi atau Mati di Kuningan Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, banyak generasi muda inspiratif dan inovatif. Mereka tersebar merata baik di sektor swasta maupun di birokrasi.

Dari sektor birokrasi Bima memberi contoh, sekarang bertaburan kepala daerah menjadi inspirasi serta saling mendukung dalam membuat kebijakan masing-masing.

"Jangan sampai karena hajatan politik kemudian membangun kesimpulan atau narasi jauh dari realita," tegas dia.

Selain itu, para generasi penerus bangsa banyak melakukan inovasi baru di semua bidang. "Sayang dan aneh kalau mengatakan Indonesia bubar atau punah," kata pria berusia 46 tahun itu.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa perubahan dan terobosan dapat diraih bila para pemudanya mampu berpikir out of the box atau keluar dari kebiasaan-kebiasaan rutin yang mampu membawa terobosan.

"Saya bilang penta helix, pemerintah, penguasa dan media massa, komunitas dan kampus. (semua) Ini berkolaborasi bersinergi untuk membuat perubahan," (jaa)

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Mendagri Sebut Tak Ada Penggelembungan Data Kependudukan

Headline / Sidang MK Ditutup saat Adzan Subuh Berkumandang

Headline / Sidang Ketiga, Akses Jalan Depan Gedung MK Tetap Dibuka

Daerah / Warga Pamekasan Deklarasi Tolak Kerusuhan

Politik / Sinyal PAN Merapat ke Koalisi Indonesia Kerja Menguat


Baca Juga !.