Nasional

Tsunami Selat Sunda, Empat Karyawan BPK Penabur Meninggal

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Tsunami Selat Sunda, Empat Karyawan BPK Penabur Meninggal - Nasional

RATA-Dampak terjangan stunami Selata Sunda. FOTO:IST

INDOPOS.CO.ID - Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur Jakarta menyampaikan duka mendalam pascabencana tsunami yang menerjang sekitar Selat Sunda, khususya daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang, Sabtu (22/12/2018) malam.

Dampak becana tersebut mengakibatkan 36 karyawan BPK Penabur menjadi korban saat melakukan gathering di Pantai Anyer. Empat orang meninggal dunia dan 32 orang mengalami luka-luka. 

"Sementara 32 karyawan lain ada yang terluka dan sudah dalam penanganan. Mari kita doakan supaya Tuhan memulihkan baik mental maupun kesehatannya," ujar Humas BPK Penabur Jakarta Rhere Rewindinar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Pihaknya memerikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para korban yang meninggal dunia, yang telah memberikan pelayanan, dedikasi dan kontribusi bagi BPK Penabur Jakarta."Kiranya Tuhan memberikan kekuatan bagi keluarga korban yang ditinggalkan juga bagi keluarga besar BPK Penabur Jakarta," ucap Rhere Rewindinar. 

Berikut data korban meninggal dunia karyawan BPK Penabur Jakarta :

1. Ekawati Tjuatja (Manajemen Gedung Pusat)

2. M. Slamet (Driver)

3. Suwarno (Messenger)

4. Andrew Suwarno (Manajemen Gedung Pusat)

Atas bencana BNPB terus mendata jumlah korban dan kerusakan. Tsunami terjadi, Sabtu, 22 Desember sekitar pukul 21.27 WIB. Tsunami tersebut diduga akibat dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. (dan)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / BNPB Sebut Kekeringan Landa Tujuh Provinsi di Indonesia

Daerah / NTB Pasang 80 Titik Rambu Jalur Evakuasi Tsunami

Headline / Sutopo Sadarkan Bangsa Indonesia Pentingnya Mitigasi Bencana

Headline / Pesan Sutopo: Menangislah!

Headline / Pesan Sutopo: Menangislah!

Nasional / Jenazah Sutopo Tiba di Rumah Duka Boyolali


Baca Juga !.