Viral

Ganjil-Genap Hari Ini Diputuskan

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
Ganjil-Genap Hari Ini Diputuskan - Viral

LENGANG - Kawasan ganjil-genap di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (26/12) siang. Foto : Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Sistem ganjil-genap sempat tidak diberlakukan Senin dan Selasa (24-25/12), karena libur Natal. Kemarin (26/12) diberlakukan kembali. "Pembatasan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 tidak diberlakukan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmiko.

Kebijakan ganjil-genap ini akan berlangsung hingga akhir Desember. Untuk selanjutnya masih dibahas. "Rencana finalisasi di 27 Desember 2018. Rapat evaluasi dan penetapan kebijakan lanjutannya jadi 27 Desember 2018. Besok (hari ini, Red) akan diputuskan lanjut-tidaknya," tandas Sigit  kepada INDOPOS, Rabu (26/12) siang.

Sigit menambahkan, pertimbangan yang akan menjadi catatan khusus di antaranya kesadaran warga menggunakan transportasi umum yang meningkat. Hal tersebut akan dibahas di focus group discussion. "Kita punya masukan punya beberapa catatan baik dari sisi penegakan hukum. Baik sisi efektivitas, peningkatan pengguna angkutan umum kita pertimbangkan itu," jelasnya. 

Sebagian besar masukan yang datang menyarankan perpanjangan masa berlaku ganjil-genap. Dia menuturkan, bila masa berlaku itu diperpanjang, akan ada modifikasi wilayah ganjil-genap yang baru. 

"Ada masukan terkait efektivitas penegakan hukum. Sehingga misalnya aturan terkait simpang terdekat ini dihilangkan supaya tidak ada kegamangan dalam sisi pengguna maupun sisi penegak hukumnya," sambungnya. 

Salah satu pengendara, Tari, 41, karyawan swasta, menuturkan, dia tidak terlalu memantau ganjil genap. Sebab, dia merayakan Natal di rumah bersama keluarga. "Tidak bawa mobil juga ya di rumah saja. Tapi bagus diberlakukan kembali menekan kemacetan di jalanan. Utamanya di pusat kota ya," kata dia. 

Sistem ganjil-genap yang diberlakukan di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta akan berakhir pada 31 Desember 2018. Beberapa pihak mengusulkan sistem tersebut diteruskan tahun depan. "Untuk 31 Desember 2018 belum ada perubahan, sistem gage masih diberlakukan," tandasnya pada INDOPOS.

Sebelumnya diberitakan, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, 2019 mendatang pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil-genap di Jakarta diusulkan berlaku selama 15 jam. Perpanjangan tersebut, menurutnya berlaku dengan pemberlakuan kebijakan dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. “Senin sampai dengan Jumat. Sedangkan Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak berlaku,” ujar Budiyanto di Jakarta, Selasa (18/12).

Budiyanto mengatakan, usulan ini merupakan hasil focus group discussion (FGD) mengenai sistem ganjil- genap yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perumahan Rakyat Provinsi DKI Jakarta, melibatkan berbagai stakeholder yang bertanggung jawab di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

Meski demikian, dia masih enggan menjelaskan lebih detail mengenai alasan pihaknya mengusulkan kebijakan ganjil-genap diberlakukan selama 15 jam dalam sehari, sama seperti saat Asian Games 2018 berlangsung. 

Perpanjangan penerapan sistem ini dimulai sejak 15 Oktober dan akan berakhir pada 31 Desember 2018 lewat Pergub Nomor 106 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap. Berdasarkan Pergub tersebut, sistem ganjil-genap berlaku pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. 

Usulan tersebut, menurutnya, akan disusun menjadi sebuah laporan yang akan dilayangkan kepada gubernur untuk kemudian dimintakan persetujuan. Dan keputusan terakhir ada pada gubernur. “Kami juga usulkan sistem ganjil-genap disinergikan dengan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE),” katanya. (ibl)

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Daerah / Dukung Ganjil-Genap Mudik Lebaran

Headline / Ganjil Genap Tak Jadi Diterapkan saat Mudik

Megapolitan / Boleh Dihapus, Asal Transportasi Lengkap

Jakarta Raya / Gage Bisa Diperluas

Jakarta Raya / Pemprov DKI Perpanjang Kebijakan Ganjil Genap

Jakarta Raya / Menunggu Penerapan ERP


Baca Juga !.