utama

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda 437 Orang 

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Korban Tewas Tsunami Selat Sunda 437 Orang  - utama

SEMANGAT- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memberikan keterangan pers di Kantor BNPB, Jakarta. Foto: DHIKA/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui jumlah korban terdampak bencana tsunami Selat Sunda, khususnya daerah Pandeglang, Lampung Selatan dan Serang menjadi 437 meninggal dunia. Data tersebut tercatat hingga pukul 13.00 WIB, Senin (31/12/2018). 

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, jumlah korban berasal dari lima kabupaten terdampak bencana yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. 

"Dampak tsunami Selat Sunda di lima kabupaten, total 437 korban meninggal dunia dan beberapa fasilitas publik mengalami kerusakan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (31/12/2018).

Menurutnya, data ini masih akan bertambah mengingat belum semua korban berhasil ditemukan. Kabupaten Pandeglang menjadi daerah yang memilki jumlah korban terbanyak. Karena daerah tersebut banyak tempat wisata. 

"Dampak di kabupaten Pandeglang paling parah mencapai 296 orang meninggal, kabupaten Serang 21 orang meninggal, kabupaten Lampung Selatan 118 orang meninggal dunia. Kabupaten tanggamus 1 orang meninggal, kabupaten Pesawaran 1 orang meninggal dunia," jelas Sutopo. 

Penanganan darurat terus dilalukan. Status tanggap darurat dan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat.

Upaya penangangan darurat masih terus dilakukan. Tm SAR gabungan terus mencari korban yang berada di bawah puing-puing material hanyutan tsunami dan menyisir daerah di sepanjang pantai terdampak bencana. (dan)

 

 
 
 
 

Berita Terkait


Baca Juga !.