Wasekjen Demokrat Bela Andi Arief

INDOPOS.CO.ID – Partai Demokrat angkat suara membela kadernya Andi Arief yang saling tuding menuding dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Tensi keduanya memanas lantaran hoaks kasus 70 juta surat suara tercoblos.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebut Andi Arief provokatif dan sangat berbahaya atas cuitan Twitter yang diunggah pada Rabu (2/1/2019) pukul 20.05 WIB. Sebaliknya, lantaran tak terima, Andi Arief membalasnya dengan menyebut Hasto buta huruf.

Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan, justru Andi Arief membantu kubu petahana, dengan meminta KPU mengecek kebenaran berita yang sudah beredar di media sosial.”Seharusnya kubu petahana, bukan Andi Arief, yang lebih dulu mengambil langkah benar tersebut. Bukan mendiamkan dan lalu menarik keuntungan politik dengan justru mengecam orang lain yang melakukan tugas sebagai active citizen,” papar Rachland dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Selain itu, anak buah SBY itu juga menilai langkah cepat tanggap Andi Arief telah membantu masyarakat luas dalam menyetop desas desus dan hoaks. Rachland menegaskan, bila Andi Arief tak cepat tanggap maka desas desus itu akan makin menjalar meluas dan memprovokasi kecurigaan warga. “Bisa bisa KPU jadi sasaran kemarahan warga,” tandasnya.

Ia meminta kepada semua pihak bahwa desas desus tentang kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos harus jadi wake up call bagi kubu petahana. Adapun cuitan Andi Arief yang memantik Hasto berkomentar pedas telah dihapus. Berikut isi cuitannya. “Mohon dicek, kabarnya ada tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priuk. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena ini kabar sudah beredar 1,” kata Andi Arief. (jaa)

Komentar telah ditutup.