Turki Siap Bantu Pembangunan Irak

INDOPOS.CO.ID – Menjamin keutuhan wilayah dan persatuan Irak serta menjamin keamanan dan kestabilannya adalah dasar dari kebijakan Turki mengenai Irak, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (3/1/2019).

Ketika berbicara dalam satu taklimat bersama timpalannya dari Irak Barham Salih di Ankara, Turki, Presiden Erdogan mengatakan kemandirian Irak sangat penting buat kestabilan dan keamanan regional.

Erdogan mengatakan kelompok teror seperti Da’esh (ISIS), PKK, dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) menimbulkan ancaman buat Turki dan Irak, dan kedua negara tersebut mesti bekerja sama dalam memerangi teror.

Ia menyatakan Irak telah menang dalam perangnya melawan Da’esh, tapi dengan harga sangat mahal, sebab ribuan orang Irak telah gugur dan Da’esh meluluh-lantakkan kebudayaan serta peradaban.

“Turki memberi dukungan kuat buat Irak untuk perang yang sangat berat itu,” kata Erdogan.”Kami siap memberi sumbangan buat proyek pembangunan dan prasarana di Irak pembangunan kembali semua tempat yang jadi korban konflik akan menjadi prioritas,” kata presiden Turki tersebut.

Turki ingin meningkatkan kerja sama keamanan dengan Irak, kata Erdogan, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Anadolu Jumat pagi (1/4/2019). Ditambahkannya, “Ada banyak yang dapat kami kerjakan bersama Irak di bidang industri pertahanan.” Ia menyatakan harapan terbesar Turki dari Pemerintah Irak yang baru ialah menjamin kesejahteraan dan kemaslahatan semua warga Irak.

Erdogan menyatakan pada 2013 Turki dan Irak mencapai volume perdagangan bilateral sebesar 16 miliar dolar AS, tingkat rekor, tapi mereka dapat mencapai tingkat itu lagi dan bahkan lebih tinggi sampai 20 miliar dolar.

Ia menambahkan tahun ini, Turki dan Irak akan melanjutkan pertemuan Dewan Strategis Tingkat-Tinggi. Hubungan Turki-Irak Sementara itu Presiden Irak Barham Salih mengatakan negaranya akan “memasuki tahap baru”.

Ia mengatakan pembangunan kembali akan membuat Irak jadi negara yang kuat lagi di wilayah tersebut dan ia sedang mengunjungi negara “sahabat”, Turki, “dengan tujuan kerja sama di setiap bidang”.

Irak mengharapkan bantuan Turki dalam membangun kembali banyak wilayah negeri itu yang sudah terbebas dari cengkeraman pelaku teror, katanya. “Saya sedang mengunjungi negara yang sahabat Turki, dengan tujuan kerja sama di setiap bidang,” kata Salih. Ia menambahkan hubungan dengan Turki akan “bahu-membahu, dengan solidaritas penuh.”

Mengenai Suriah ia mengatakan penting buat rakyat Suriah untuk memilih nasib mereka secara bebas, dan menambahkan, “Peran Turki dan Irak memainkan bagian besar dalam satu penyelesaian.” (ant)

Komentar telah ditutup.