Bola Lokal

Kalau Sudah Jodohnya Pasti Balik

Redaktur: Riznal Faisal
Kalau Sudah Jodohnya Pasti Balik - Bola Lokal

BELUM SAATNYA KEMBALI - Alfath Fathier pilih bertahan di Madura United. Foto: SIMAMAUNG.COM

INDOPOS.CO.ID - Performa gemilang Alfath Fathier di musim 2018 lalu membuatnya naik daun dan mendapat perhatian banyak pihak. Bobotoh – fans Persib Bandung- pun tak ragu menilai full back agresif itu layak untuk diboyong pulang membela Persib. Namun, sang pemain memilih memperpanjang ikatan kontrak dengan Madura United untuk Liga 1 2019 mendatang.

Persib memang sedang menggarap proyek memulangkan pemain-pemain asli Bandung serta Jawa Barat. Salah satu bek yang banyak di-request Bobotoh untuk direkrut adalah Alfath Fathier yang bermain untuk Madura United. Sang pemain pun sempat dihubungi pihak Persib. Tetapi, Alfath merasa belum saatnya untuk kembali ke klub yang membesarkannya.

“Iya udah (sempat dihubungi),” katanya kepada wartawan di Inspire Arena, Sabtu (5/1/2019).
Rencana Maung Bandung memboyong sang pemain memang tak berhasil. Sebabnya, Alfath sudah teken kontrak untuk setahun ke depan bersama Madura United. Bahkan kans untuk membela Laskar Sape Kerrap dalam waktu yang lama terbuka. “(Kontrak) itu satu tahun plus satu (tahun) opsi perpanjangan,” kata Alfath seperti dilansir simamaung.com.

Alfath merupakan pemain jebolan Diklat Persib angkatan pertama. Dia juga sempat promosi ke tim utama Persib di musim 2016 tapi hanya berstatus sebagai pemain magang. Di Liga 1 2017, kontrak bersama klub profesional pertama diteken dan tampil meyakinkan dengan balutan seragam Persiba Balikpapan.

Ada alasan kuat kenapa Alfath tetap membela Madura United untuk musim depan. Kepercayaan dari staf pelatih untuk memberi menit bermain menjadi hal yang sangat diperhatikan. Sebab, dia mampu menunjukkan kemampuannya di lapangan serta terus menambah jam terbang bermain di level tertinggi.

Setelah gagal menyelamatkan Persiba dari degradasi, dia hijrah menuju Madura United. Berkat Madura United juga dia dilirik Timnas Indonesia yang diasuh Bima Sakti di ajang Piala AFF 2018 lalu. “Alasannya itu karena Timnas,” jelas Alfath soal keputusan bertahan di Madura.

Bergabung bersama Timnas di sebuah kompetisi memang jadi momen langka bagi pesepakbola dan hal itu disadari Alfath. Usaha dia sejak memulai karir profesional terbayar ketika panggilan ikut Timnas sampai ke telinganya. Bahkan, dia pun mampu mencetak gol untuk skuad Garuda ketika menghadapi Timor Leste.

Sempat tertinggal, golnya menerima operan Andik Vermansyah itu menjadi awal bangkitnya tim Merah Putih. “Perasaan Alfath udah pasti senang lah debut di Timnas dan cetak gol,” jelasnya.
Namun, Alfath tak bisa mengabaikan Persib. Dia tetap punya rencana pulang ke Persib di kemudian hari. Kini di usia yang masih 22 tahun, dia masih ingin merantau untuk mengumpulkan jam terbang. Apalagi, di Persib persaingan untuk mendapat tempat di tim utama terbilang sulit dan Alfath menyadari hal itu.

Sebab itu, dia meminta kepada Bobotoh agar bersabar meski tidak punya target spesifik kapan pulang ke Bandung. “Nunggu waktunya saja, kalau sudah jodohnya pasti balik lagi,” terang full back yang bisa bermain di kedua sisi ini. (*/net)

 

Berita Terkait

Bola Lokal / Beckham Dipanggil untuk Ikuti Seleksi Aff U-18

Olahraga / Bobotoh Minta Jokowi Habisi Mafia Bola ke Akarnya

Bola Lokal / Tak Enaknya Jadi Musafir

Bola Lokal / Batal Hadapi Persib, Badai Pegunungan Mengadu ke PSSI

Bola Lokal / Batal Hadapi Persib, Badai Pegunungan Mengadu ke PSSI


Baca Juga !.