All Sport

Victory untuk Coach Pop

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Victory untuk Coach Pop - All Sport

REKOR - LaMarcus Aldridge (12) dari klub San Antonio Spurs menembak bola ke area lawan Detroit Pistons, dalam pertandingan lanjutan NBA, di Little Caesars Arena di Detroit, Michigan, Senin malam (7/1/2019). Foto : CHRIS SCHWEGLER/AFP

INDOPOS.CO.ID - Kemenangan San Antonio Spurs di kandang Detroit Pistons, Little Caesars Arena Selasa kemarin (8/1/2019) terasa lebih istimewa. Victory itu mengantar head coach mereka, Gregg Popovich menyamai rekor Jerry Sloan sebagai pelatih yang mengumpulkan kemenangan terbanyak ketiga dalam sejarah NBA.

Sama dengan Sloan, Popovich kini total telah mengumpulkan 1.221 kemenangan. Raihan itu hanya kalah dari Don Nelson dan Lenny Wilkens. Keduanya sampai saat ini masih menduduki posisi 1-2 pelatih pengumpul kemenangan terbanyak dalam sejarah NBA.

Nelson ada di posisi pertama dengan 1.335 kemenangan. Sementara Wilkens tipis saja di belakangnya dengan 1.332 kemenangan. Kemenangan Spurs kemarin didukung penuh oleh duo bintang mereka yakni power forward LaMarcus Aldridge dan shooting guard DeMar DeRozan.

Kombinasi dua pemain itu menciptakan 51 poin bagi Spurs. Aldridge mengemas 25 poin sementara DeRozan 26 angka. Hasil ini mengantar Spurs kini menduduki peringkat enam wilayah barat dengan rekor 24-17.

Yang bikin tim lain di wilayah barat ketar-ketir, kemenangan kemarin juga menjadi victory kelima beruntun Aldridge cs. Itu rekor kemenangan beruntun terbaik yang dibukukan Spurs musim ini.

Dwane Casey, head coach Pistons menyebut anak asuhnya gagal mengimbangi permainan Spurs gara-gara mereka memiliki second unit yang lebih baik. Total barisan bencsh Spurs kemarin juga produktif dengan menyumbang 29 poin. Sementara barisan bench Pistons hanya mencetak 23 angka.

"Semua orang berbicara tentang habisnya rezim San Antonio, tapi nyatanya di dalam tim itu masih ada dua pemain Hall of Fame yakni LaMarcus Aldridge dan DeMar DeRozan. Mereka juga tim yang memiliki pelatih sangat baik,” ucap Casey dilansir ESPN.

Kekalahan kemarin membuat Pistons kini punya rekor 17-21 dan masih bertengger di peringkat sembilan wilayah timur. Performa Pistons sedang merosot. Pasalnya, kemarin menjadi kekalahan ketujuh mereka dalam sembilan laga terakhir.

“Kami bermain dengan buruk di kuarter pertama. Tapi setelah itu kami mampu bermain dan berkonstrasi lebih baik,” ucap Popovich. Kemenangan kemarin juga menjadi victory ke-518 Popovich sebagai pelatih di partai tandang selama 23 tahun karirnya di NBA.

Itu membuatnya menyamai raihan Don Nelson sebagai pelatih pengumpul kemenangan away terbanyak kedua di NBA. Kini keduanya hanya terpaut dua kemenangan dari Pat Riley yang masih memimpin di posisi puncak. (irr/net)

Berita Terkait


Baca Juga !.