All Sport

Eko Yuli Fokus Olimpiade Tokyo

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Eko Yuli Fokus Olimpiade Tokyo - All Sport

Eko Yuli Irawan. Foto : DOK. JAWA POS

INDOPOS.CO.ID - Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan menargetkan selalu masuk tiga besar pada setiap turnamen yang akan diikutinya selama kualifikasi pengumpulan poin menuju Olimpade Tokyo 2020. Pasalnya, ia dipastikan turun di nomor 61 kilogram (kg), mengingat nomor andalannya 62 kg sudah tak dipertandingkan.

Pria berusia 29 tahun itu beberapa bulan lalu, meraih medali emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 dengan turun di nomor 61 kg yang berlangsung di Ashgabat, Turmenistan, 4 November 2018. Bukan hanya itu, ia juga berhasil menciptakan dua rekor untuk total angkatan (317 kg) dan angkatan clean and jerk (174 kg).

Pelatnas PB PABBSI (Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia) pun telah memulai kembali latihan, Senin (7/1/2019) kemarin. Ini  setelah sebelumnya terpotong libur Natal dan tahun baru.

Saat ditanya mengenai persiapan dan target menuju Olimpiade 2020, Eko Yuli mengaku ingin lebih fokus dalam latihan. Selain itu, dia menargetkan setiap turnamen bisa lolos atau masuk tiga besar. “Kalau mengenai event tetap akan berjalan saja, yang penting bisa selalu masuk tiga besar, supaya poin untuk lolos Olimpic-nya nanti bisa terjaga,” ujar Eko Yuli di temui Jakarta, kemarin.

Peraih medali emas Asian Games 2018 di nomor 62 kg ini sudah mengikuti tiga edisi Olimpiade. Namun prestasi terbaiknya selama Olimpiade, saat medali perak Olimpiade Rio de Jeneiro 2016 di nomor 62 kg.

Saat pertama turun di Olimpiade Beijing 2008 ia hanya mampu meraih medali perunggu di nomor 56 kg. Begitu juga saat Olimpiade London 2012, meski ia turun di nomor berbeda, yaitu 62 kg ia hanya harus puas dengan medali perunggu.

Dari tiga kali Olimpiade, Eko Yuli menilai belum berhasil meraih hasil maksimal. Maka itu, untuk kesempatan di Olimpiade 2020, ia ingin meraih hasil terbaiknya. Sementara untuk di SEA Games 2019 sendiri bapak dari dua anak itu mengaku belum tahu yang akan turun sendiri tim pelapis atau tim utama.

“Kalau target sendiri saya sekarang masih belum berani pasang target dulu. Tapi saya akan tetap berusaha untuk terus meningkatkan prestasi supaya saya bisa ke Olimpiade tahun depan, itu yang penting bagi saya sekarang, dan saya akan lihat dari persiapan latihan saya,” imbuhnya.

Kalau untuk target tentunya dia ingin bisa meraih medali emas. Karena sudah berhasil dengan medali perunggu dan perak. “Saya akan tetap usaha. Saya belum tahu, nanti pasti ada arahan dari PB (induk organisasi) ataupun pelatih. Dan untuk semua keputusan itu sendiri ada di PB, mau tim pelapis atau tim utama yang akan turun di SEA Games 2019 nantinya,” tuntasnya.(bam)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.