Megapolitan

Tiga Hari Dikeruk, Sampah Kali Pisang Belum Habis

Redaktur: Syaripudin
Tiga Hari Dikeruk, Sampah Kali Pisang Belum Habis - Megapolitan

BERSIH-BERSIH - Alat berat mengangkut sampah dari Kali Pisang Batu, Selasa (8/1/2019). Foto : Deny Iskandar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sudah tiga hari, sampah yang ada di Kali Pisang, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dibersihkan. Namun, hingga kini pengangkatan tumpukan sampah yang menutupi nyaris seluruh permukaan kali tersebut, belum selesai.

Padahal, setiap hari, ada lima truk yang bolak balik mengangkut sampah. Satu truk mampu mengangkut 7 kubik sampah. ”Kami terus usahakan sampah di Kali Pisang Batu berkurang. Makanya setiap hari kami terus angkut," terang Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto, Senin (7/1/2019).

Seperti yang diberitakan INDOPOS sebelumnya, Kali Pisang Batu di Kecamatan Tarumajaya ditutup sampah sepanjang 12 kilometer (km). Sampah itu bisa menutupi sungai yang berujung di Laut Marunda itu karena dibiarkan bertahun-tahun.

Belakangan, kepala desa setempat mengklaim kalau sampah itu hasil kiriman dari wilayah lain. Dodi menambahkan, pengangkutan sampah itu sudah berjalan sejak Sabtu (5/1/2019). Pihaknya sudah menerjunkan 16 truk sampah dengan kapasitas masing-masing truk tujuh kubik.

”Termasuk kami menerjunkan 60 petugas di lapangan dan dua alat berat," katanya juga. Sambil berjalan, kata Dodi lagi, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, karena Kali Pisang Batu memiliki hulu di Kali Bekasi di daerah Kota Bekasi.

Jadi, dia berharap ada upaya koordinasi dengan kedua pemerintah daerah untuk membersihkan Kali Pisang Batu. ”Kami sudah laporkan pembersihan Kali Pisang Batu kepada Plt Bupati Bekasi. Mudah-mudahan secepatnya bisa dibahas dan diselesaikan,” ujarnya juga.

Menurut Dodi juga, untuk mempercepat pengangkutan sampah pihaknya berencana meminta bantuan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bekasi untuk menambah satu alat berat lagi. Jadi total alat berat berjumlah tiga unit. "Agar pengerukan berjalan cepat," tandasnya. (dny)

 

Berita Terkait

Megapolitan / Dampak Kali Pisang, Warga Terancam Empat Penyakit


Baca Juga !.