Megapolitan

Siswi SMK Ditusuk Hingga Tewas

Redaktur: Syaripudin
Siswi SMK Ditusuk Hingga Tewas - Megapolitan

TRAGEDI - Polisi melakukan pemeriksaan terhadap jasad Yubelia Noven Cahya Siswi, 17, yang tewas ditusuk. Foto : Adi/pojokjabar.com/INDOPOS GROUP

INDOPOS.CO.ID - Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kota Bogor. Kali ini, seorang siswi SMK di kota itu menjadi korban penusukan oleh seorang pemuda di sebuah gang sepi di Jalan Riau, Kecamatan Bogor Timur,  Selasa sore (8/1/2019). Siswi bernama Yubelia Noven Cahya Siswi, 17, itu mengalami luka tusuk serius hingga meninggal dunia.

Pelajar kelas XII jurusan Busana di SMK Baranangsiang, Kota Bogor itu ditusuk saat pulang sekolah. Saat itu, remaja yang akrab disapa Noven itu hendak menuju tempat kos dan melintas di gang tersebut.

Penelusuran koran ini, perempuan yang akrab disapa Noven itu merupakan warga Bandung yang ngekos di Kota Bogor. Informasi yang didapat Pojokbogor.com (INDOPOS Group), Noven menjadi korban penusukan saat pulang jalan kaki dari sekolah hendak pulang ke tempat kosnya di Jalan Riau.

Dari rekaman kamera CCTV yang didapatkan koran ini, terlihat pelaku seorang pemuda memakai kaos biru berdiri di depan gang yang sepi tersebut. Pelaku yang memiliki tato di tangan kanan dan kirinya itu tampak memperhatikan suasana sekitar.

Pelaku juga terlihat memilih gang yang sepi itu sebagi tempat untuk mengeksekusi korban. Sebelum korban datang, pelaku sendiri terlihat mondar-mandir di gang tersebut.Selanjutnya, tampak korban berjalan menuruni tangga di gang yang menurun itu.

Lantas, pelaku dengan berjalan santai menghampiri korban dari ujung gang. Diduga, antara pelaku dan korban sudah saling kenal sebelumnya. Pasalnya, korban tidak menghindar saat pelaku mendekatinya.

Hanya sepersekian detik berikutnya, pelaku langsung menusuk korban dengan benda tajam. Usai menusuk korban, pelaku langsung berlari ke arah Jalan Raya Pajajaran. Pelajar yang mendapat tusukan itu, langsung terhuyung-huyung dan roboh.

Noven ditemukan warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah. Pelajar naas itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit BMC untuk mendapatkan pertolongan, namun dalam perjalanan, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Sampai saat ini, polisi masih berusaha menghubungi orangtua dan keluarga korban. Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. (adi/pj)

 

TAGS

Berita Terkait


Baca Juga !.