Daerah

Sayembara Berhadiah 10 Kali Gaji Wakil Bupati, Bagi Penangkap Maling Sapi

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Sayembara Berhadiah 10 Kali Gaji Wakil Bupati, Bagi Penangkap Maling Sapi - Daerah

GERAM- Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (kiri) dan Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban.FOTO:POLRES LUMAJANG FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Beberapa waktu yang lalu Polres Lumajang menerima laporan mengenai kasus pencurian hewan ternak khususnya sapi. Hal ini membuat Kapolres Lumajang Muhammad Arsal Sahban geram karena. Baru menjabat dua bulan dirinya beberapa kali mendengar kasus pencurian sapi dan hal ini mendorong dirinya untuk mengadakan sayembara.

”Bagi siapa saja yang dapat menangkap pelaku begal dan pelaku  pencuri sapi, akan saya beri satu kali gaji saya” terang Arsal (9/1/2019). Ternyata ide ini disusul oleh Wakil Bupati Lumajang  Indah Amperawati yang menjanjikan hadiah lebih besar lagi. Bagi siapa saja yang berhasil menangkap maling sapi beserta aktor intelektualnya akan diberikan uang sebesar 10 kali gaji Wakil Bupati Lumajang.                       

"Saya kasih gaji saya, 10 kali gaji untuk siapa saja yang bisa nangkap maling sapi, saya kasih 10 kali gaji saya," tegas Indah. Orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten Lumajang itu merasa tertantang dengan sayembara yang dilakukan Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban. Yakni bersedia memberikan gaji satu bulannya untuk yang mampu menangkap pelaku begal dan pencurian hewan ternak khususnya sapi yang marak di wilayahnya.

Indah mengatakna, pemkab akan terus lakukan upaya serius penanganan kasus tersebut. Dikatakan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Polres Lumajang dan Kodim 0821 Lumajang.

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban  mengaku cukup kaget dengan hadiah yang ditawarkan Wabup Lumajang dengan senilai 10 kali gajinya. Hal itu dipicu oleh sindikat pelaku pencurian sapi  yang bekerja secara  terstruktur melibatkan 5-10 pelaku. ”Hal ini merupakan wake up call atau  upaya untuk menggugah masyarakat agar terbangun sikap kepeduliannya terhadap situasi lingkungan sekitar agar dapat menekan angka kriminalitas yang terjadi,” paparnya.  

Tindak pencurian hewan ternak tersebut sangat meresahkan warga Lumajang. Padahal ternak merupakan tabungan besar bagi masyarakat setempat tapi harus direlakan begitu saja untuk para pencuri. ”Saya ingin Lumajang menjadi kota kecil yg damai dan aman, jangan sampai menjadi momok bagi masyarakat luar maupun warga Lumajang sendiri. Oleh karena itu jajaran Polres akan selalu memaksimalkan kinerjanya guna memberikan perasaan aman kepada masyarakat,” tegas Arsal.(dni)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.