All Sport

Marquez, Lebih Sekadar Legenda

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Marquez, Lebih Sekadar Legenda - All Sport

Marc Marquez. Foto : JOSE JORDAN/AFP

INDOPOS.CO.ID - Pembalap ajang MotoGP Marc Marquez benar-benar luar biasa. Di usianya yang masih 25 tahun, Marquez sudah bisa mengoleksi tujuh gelar juara dunia. Hebatnya lagi, lima gelar juara ia raih di ajang MotoGP yang merupakan kelas tertinggi dari panggung balap motor.

Marquez kian mendekati koleksi sang rival sekaligus idolanya, Valentino Rossi. Sejauh ini Rossi telah mengumpulkan sembilan gelar juara dunia. Artinya butuh dua gelar lagi agar Marquez bisa dipandang sebagai legenda balap.

“Saya sangat senang dengan gelar juara ini. Namun saya masih ingin menambahnya. Bersama Repsol Honda, ke depan saya yakin bisa melakukan itu," ucap Marquez usai memastikan gelar juara dunia MotoGP 2018.

Dikutip dari GPOne, Marquez saat ini tercatat sebagai pembalap termuda yang sukses mendapatkan lima gelar juara dunia di pentas MotoGP. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu melakukannya di usia 25 tahun 246 hari. Ia mengalahkan rekor Rossi yang meraih lima gelar juara dunia di umur 26 tahun 140 hari.

Selain mendekati capaian Rossi, Marquez juga menatap rekor milik Angel Nieto. Saat ini Marquez masih di bawah Nieto soal perolehan gelar. Sepanjang karirnya, legenda balap asal Spanyol itu telah mendapatkan 13 gelar juara dunia.

Di usianya yang masih terbilang muda, bukan hal mustahil bagi Marquez untuk menyamai prestasi tersebut. Namun satu yang perlu diwaspadai, ambisi meledak-ledak tentu bisa menjadi bumerang buat karir sang pembalap.

Repsol Honda memiliki duet maut di musim 2019. Setelah ditinggal Dani Pedrosa, Honda menunjuk Jorge Lorenzo untuk menjadi tandem Marquez. Sekilas keberadaan keduanya diprediksi akan menimbulkan suasana panas seperti ketika Lorenzo memperkuat Movistar Yamaha.

Kala itu ia memiliki hubungan renggang dengan Valentino Rossi. Namun kini Lorenzo yakin segalanya akan berjalan lebih baik. Soal keberadaan Marquez, Lorenzo percaya persaingan mereka justru akan menimbulkan aura positif untuk Repsol Honda.

“Semua pembalap memiliki kelebihan dan kelemahan. Saya memilikinya, Marquez pun begitu. Saya akan coba mempelajari kelebihannya dan saya kira dia juga akan belajar dari saya,” ujar Lorenzo dikutip Crash.

“Saya ingin mengalahkannya. Dia juga ingin mengalahkan saya. Hal ini sepertinya akan membantu tim untuk lebih berkembang. Sebab para mekanik akan bekerja lebih keras untuk menciptakan motor yang lebih kompetitif," pungkasnya.(bep/net)

Berita Terkait

All Sport / Marquez Diprediksi Kian Cemerlang

Indotainment / Bunga untuk Mira Dipentaskan

Moto GP / 8 Motor Ducati Siap Jegal Marquez di MotoGP Valencia

Moto GP / Andrea Dovizioso: Musim MotoGP Belum Selesai

Indosport / Sisakan Tiga Seri, Sudah Sulit Mengejar Marquez


Baca Juga !.