Ekonomi

Angkasa Pura II Gaet Kaum Muda Potensial

Redaktur: Jakfar Shodik
Angkasa Pura II Gaet Kaum Muda Potensial - Ekonomi

SUASANA - Sebuah pesawat bersiap lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/12). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

INDOPOS.CO.ID – Bandara PT Angkasa Pura (AP) II bakal berkonsep milennials travel experience. Program itu salah satu dari tiga program utama perusahaan tahun ini. Maklum, saat ini sudah serba digital dan potensi pasar generasi milenial semakin menjamur.

Karena itu, penting menciptakan pengalaman perjalanan bagi segmen pelanggan milenial. ”Kami harus selalu kekinian dari aspek operasi pelayanan harus lebih fresh dan inovatif. Untuk itu, kami menciptakan konsep millennials travel experience di bandara-bandara yang kami kelola,” tutur Presiden Direktur PT AP II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Rabu (9/1).

Untuk mengoptimalkan program millennials travel experience itu, AP II menghadirkan pendekatan augmentation, activation, dan amenities. Augmentation adalah  menambah dan memperbesar segmentasi pelayanan milenial. Manajemen memandang generasi milenial akan mendominasi porsi pasar masa depan sehingga penambahan serta peningkatan layanan berbasis digital serta kekinian menjadi prioritas.

Selanjutnya, manajemen perlu melakukan sejumlah aktivasi kegiatan untuk mendorong para milenial hadir di bandara-bandara kelolaan AP II. Tim kantor cabang dituntut untuk lebih aware terhadap perkembangan event terkini supaya mampu mengaktivasikan kegiatan kekinian. Kegiatan aktivasi terbaru telah dihelat berupa event kompetisi game online diadakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Airport Vlog Competition, merupakan kompetisi video blogging mengambil lokasi di bandara atau aktivitas selama perjalanan menuju bandara. Vlog berisi seputar serba serbi bandara, hal-hal unik di temui dan dilakukan di bandara atau selama perjalanan ke bandara.

Dukungan pembaharuan amenities, sejumlah fasilitas digital penunjang juga telah dijalankan. Untuk memudahkan penumpang memperoleh informasi di bandara. Airport Digital Lounge dengan konsep one stop airport service juga telah diimplementasikan yang didalamnya juga terdapat beragam informasi mengenai seluruh pelayanan yang ada dibandara dan dilengkapi dengan customer service robot.

Tak hanya itu, fasilitias hiburan juga semakin lengkap dengan hadirnya permainan console game serta sports corner. Juga terdapat selfie spot yang instragammable serta co-working space yang dapat dimanfaatkan bagi traveler. Keseluruhan fasilitas digital tersebut didukung fasilitas wi-shock atau jaringan wifi berkecepatan tinggi. AP II juga mengembangkan aplikasi dengan plaform mobile yaitu Indonesia Airports App, untuk lebih meningkatkan pengalaman digital di bandara-bandara AP II.

Pasar kaum milenial memang menjanjikan. Pada 2017, ada 143,3 juta masyarakat Indonesia terkoneksi internet. Dari jumlah itu, porsi 49,5 persen didominasi kaum milenial di rentang usia 19-34 tahun. Lebih menjanjikan lagi, penetrasi pengguna internet di dunia mencapai 52,96 persen dari populasi 7,59 miliar hingga Juli 2018.

Menurut Awaluddin, generasi milenial merupakan aset bangsa potensial dan merupakan segmen pasar yang bisa dituju. ”Untuk menarik pasar tersebut kami hadirkan pendekatan bandara sebagai destinasi digital sebagai salah satu key point-nya,” pungkasnya. (dai)

Berita Terkait

Ekonomi / Silangit Diperluas Lima Kali Lipat


Baca Juga !.