Ekonomi

Pelaku Startup Apresiasi Program WSA

Redaktur: Jakfar Shodik
Pelaku Startup Apresiasi Program WSA - Ekonomi

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kementerian Koperasi dan UKM (KUKM) serta International Council for Small Business (ICSB) Indonesia memprakarsai kegiatan Wonderful Startup Academy (WSA). WSA merupakan kegiatan inkubasi pengembangan startup dan program percepatan bagi para startup fokus bidang kepariwisataan.

Kegiatan WSA tahun ini merupakan episode kedua. Dan, pendaftaran WSA sesi dua secara resmi dibuka Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pada 20 Desember 2018 lalu. Di mana, hingga saat ini tercatat pendaftar 236 orang. Meningkat 30 persen dibanding edisi pertama sebanyak 180 orang. Peserta mulai dari Aceh hingga Papua. ”Gelaran pertama sangat bagus. Kami mengajak anak-anak muda dan para startup mengikuti kegiatan WSA sesi dua,” seru Menpar Arief Yahya di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Salah satu tujuan program WSA itu menciptakan ekosistem digital tourism di Indonesia. Hajatan itu diyakini memberi kontribusi terhadap peningkatan wisatawan mancanegara. Dengan begitu, WSA itu kegiatan yang mendukung salah satu program pemerintah yaitu program 10 destinasi pariwisata prioritas. ”Jadi, program ini sangat krusial dan tidak bisa dianggap remeh,” tegas Dean WSA Hiramsyah S Thaib.

Program WSA terdiri dari edukasi, knowledge sharing, mentoring hingga validasi terhadap pasar, bisnis, dan akses kepada pemangku kebijakan, sesama pelaku bisnis pariwisata maupun konsumen langsung. Pelaku startup akan memperoleh pendampingan dari ahli bisnis, yaitu pembinaan dari para mentor kalangan pelaku bisnis, pemerintahan, dan akademisi sangat mengerti dunia startup dan industri kecil menengah yang berfokus pada sektor pariwisata.

Selain itu, peserta juga memperoleh training dari para CEO perusahaan ternama di Indonesia. Para startup akan terekspos pada jaringan dan akses pasar difasilitasi Kemenpar, Kemenkop UKM, dan ICSB Indonesia. Peserta juga berkesempatan mengunjungi kawasan industri usaha kecil menengah dan berbagai objek wisata di Indonesia serta berkarya di co-working space dengan fasilitas lengkap, lokasi strategis dan memiliki kesempatan bertemu calon investor.

Program WSA edisi dua berdurasi lebih singkat, padat, dan efektif. Proses seleksi untuk peserta dari awal telah melibatkan perusahaan modal ventura (venture capital). Persyaratan untuk mengikuti WSA startup telah menjalankan usaha selama 1-2 tahun. Itu penting supaya  lebih memahami proses bisnis, memiliki transaksi cukup baik, mempunyai produk layak jual berkaitan industri pariwisata, baik berupa produk maupun layanan pendukung.

Adapun rangkaian kegiatan WSA dua terdiri dari tiga tahap. Pertama, pendampingan selama satu bulan di co-working (creative camp) dalam bentuk edukasi secara umum tentang startup, pengetahuan kepariwisataan, hackathon untuk programmer, marketer, manager, dan arahan dewan penasihat. Kedua, inkubasi selama satu bulan (creative center) dalam bentuk validasi pelanggan, produk, dan nilai bisnis. Dalam kegiatan ini akan dilakukan pengecekan validasi yang berfokus pada topik training. Ketiga, akselerasi selama satu bulan (creative capital) berupa validasi nilai dalam bentuk komersialisasi menggunakan metode one on one mentoring, demo day, dan wisuda. (dai)

Berita Terkait


Baca Juga !.