Bola Lokal

Misi ke Olimpiade Paris, Enam Bulan Belajar di Inggris

Redaktur: Riznal Faisal
Misi ke Olimpiade Paris, Enam Bulan Belajar di Inggris - Bola Lokal

PUNYA VISI - Kapten Timnas U-16 David Maulana merayakan gol yang dicetak ke gawang Filipina pada laga Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo (29/7/2018). Foto : BOLABANGET.ID

INFOPOS.CO.ID - Program Elite Pro Academy PSSI berlanjut. Kali ini, PSSI bersiap mengirim 24 nama pemain muda di bawah usia 16 tahun untuk terbang ke Inggris, menimba ilmu selama enam bulan. Para pemain tersebut berada di bawah program bernama Garuda Select. Mereka akan berangkat 15 Januari mendatang.

Ini merupakan langkah awal bagi PSSI untuk menyiapkan pemain muda dalam menyongsong misi lolos Olimpiade 2024 Paris, Prancis. Dari 24 nama, empat di antaranya merupakan pemain non skuad pelatnas U-16 2018.

Garuda Select merupakan program jangka panjang PSSI hingga 10 tahun mendatang. Setiap tahun, PSSI akan mengirim tim untuk menimba pengalaman di Inggris. Pada edisi yang berdurasi enam bulan tersebut, 24 pemain akan menjalani latihan sekaligus serangkaian uji coba.

“Para pemain merupakan hasil pantauan saat Elite Pro Academy berlangsung. Ini juga untuk mendukung program pembinaan jangka panjang yang kami jalankan,” kata Ratu Tisha Destria, Sekjen PSSI di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Dua sosok pelatih asal Inggris, Dennis Frank Wise dan Desmon Sinclair Walker yang melakukan scouting secara langsung tahun lalu. Selanjutnya, Dennis didapuk sebagai manajer Garuda Select, sedangkan Des Walker menjadi pelatih kepala.

Tak hanya pemain, PSSI juga memberikan kesempatan empat pelatih lokal untuk mendampingi Garuda Select. Mereka yakni, pelatih Timnas U-15 Bima Sakti, pelatih Bali United U-16 I Gde Mahatma Dharma, Ilham Romadona (Barito U-16), dan Sofyan Hadi (Persija U-16).

Setidaknya ada empat pemain yang menarik perhatian Dennis dan Des dalam menjalankan scouting sebelumnya. Salah satunya David Maulana, kapten Timnas U-16 pada 2018. “David punya visi permainan yang bagus, tetapi dia butuh perbaikan fisik untuk bisa bersaing di sana (Inggris, Red),” sebut Dennis yang juga mantan gelandang Chelsea tersebut.

Selama di Inggris, para pemain juga tetap akan mendapatkan porsi pendidikan. Akan ada guru dari Indonesia yang akan melekat dengan Garuda Select. Selain itu, 24 pemain juga akan mendapatkan kursus kepelatihan dasar.

Di tempat yang sama, Des Walker menyebutkan, tiga bulan pertama nantinya akan sangat berat bagi para pemain. Sebab, secara fisik mereka akan ditempa untuk mengikuti ritme kompetisi Inggris. ”Itu menjadi momentum penting di awal, karena program ini memang serius,” sebut mantan penggawa Sampdoria tersebut.(nap/jpk)

Berita Terkait


Baca Juga !.