Megapolitan

Terjadi Ledakan, Siswa Dievakuasi Keluar Kelas

Redaktur: Syaripudin
Terjadi Ledakan, Siswa Dievakuasi Keluar Kelas - Megapolitan

TAMPAK PANIK - Siswa siswi SDN Sukadami 3 saat dievakuasi keluar kelas usai terdengar suara ledakan, Rabu (9/1/2019). Foto : Nelvi/Radar Bogor (Grup INDOPOS)

INDOPOS.CO.ID - Suasana belajar mengajar di SDN Sukadamai 3, Rabu (9/1/2019), pagi itu para murid mendadak heboh dan berubah menjadi kepanikan. Penyebabnya, Kwh meter yang berada di gedung kelas 6 terbakar.  Bahkan terjadi beberapa kali ledakan yang cukup keras. Khawatir terjadi hal yang lebih serius, para guru dengan sigap mengevakuasi siswa keluar kelas.

“Sebelumnya siswa kelas 6 C mencium bau menyengat, saya yang berada di kelas sebelah langsung keluar karena siswa bilang ada yang meledak, kurang lebih 10 kali ledakan dan api sudah menjalar ke atas atap, saya langsung antisipasi siswa untuk keluar,” ujar Guru Seni Budaya dan Kesenian Tulus Mujihadi kepada Radar Bogor usai situasi mulai tenang.

Usai siswa keluar, Tulus langsung menginformasikan kepada PLN untuk mematikan gardu listrik. Sebab api berasal dari Kwh meter yang diduga konslet. Jika api berhasil padam namun listrik tetap menyala, khawatir konsleting yang terjadi tetap membahayakan.

“Kita coba padamkan api dengan air sambil menunggu PLN, Alhamdulilah api padam setelah 15 menit dan petugas PLN datang 20 menit kemudian untuk perbaikan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SDN 3 Sukadamai Zaenal Abidin mengungkapkan, akan dilakukan perbaikan pada Kwh agar daya dan pemakaiannya sesuai. Sehingga tak menyebabkan bagiian dalam komponen panas. Dia bersyukur kejadian itu tak menimbulkan korban. Baik jiwa maupun materil.

“Kita minta kepada petugas PLN yang melakukan perbaikan untuk dibuat seaman-amannya diperbaiki, apa yang diperlukan PLN dan bisa kami tanggulangi maka kami akan siap yang penting aman,” pungkasnya.(gal/c)

TAGS

Berita Terkait

Depok / Pencarian Fandi Diperluas

Megapolitan / Bangunan Mal Roboh, Dua Pekerja Jadi Korban


Baca Juga !.