Megapolitan

Rumah Warga Rusak, Protes Proyek Tol Cibitung-Cilincing

Redaktur: Syaripudin
Rumah Warga Rusak, Protes Proyek Tol Cibitung-Cilincing - Megapolitan

LAPOR DEWAN - Pertemuan warga Desa Wanajaya dengan DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (10/1). Foto : Deny Iskandar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Warga Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan pembangunan proyek Tol Cibitung-Cilincing. Pasalnya, sejak berlangsungnya proyek jalan bebas hambatan itu lingkungan warga sering terendam banjir. 

”Sejak ada pembangunan proyek jalan Tol Cibitung-Cilincing, banjir sering terjadi di desa kami. Jadi menyulitkan kami beraktivitas,” terang Yanto, 28, salah seorang warga Desa Wanajaya saat mengadu ke DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (10/1/2019).

Yanto menambahkan, sebelum proyek ini berlangsung pemukimannya tidak pernah dilanda banjir, meski berdekatan dengan sungai. Lantarna sistim drainase yang ada, mampu mengalirkan air sehingga tidak menimbulkan genangan maupun banjir.

”Selain banjir, dampak lainnya proyek Tol Cibitung-Cilincing, jalan desa kami juga menjadi rusak. Dampak beban kendaraan berat untuk proyek itu yang kerap melintasi jalan desa kami,” cetusnya.

Atas dasar itu, Yanto mengaku bersama sejumlah warga lantas mengadukan permasalahan yang dihadapi di desanya kepada DPRD Kabupaten Bekasi.  Warga meminta anggota dewan yang menjadi wakil mereka mendesak pelaksana proyek untuk memperhatikan kondisi lingkungan Desa Wanajaya. 

Senada dikatakan warga lainnya, Ikbal, 24. Menurut dia, kondisi lingkungan rumah orangtuanya kini menjadi berdebu akibat adanya proyek pembangunan tol yang akan menghubungkan Tanjung Priok dengan kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi tersebut.

PEMBANGUNAN TOL CIBITUNG-CILINCING - Tampak aktivitas proyek Tol Cibitung-Cilincing. Risky Andrianto/ANTARA

Bahkan beberapa bagian dinding rumahnya ada yang retak saat pekerja melakukan pembuatna konstruki jalan bebas hambatan tersebut. ”Dinding rumah saya rusak akibat pemancangan paku bumi. Karena suara dan getarannya kenceng, jadi dinding rumah banyak yang retak. Sudah dikeluhkan RT dan disampaikan ke kepala desa,” katanya juga.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ali Arsono mengatakan, pihaknya akan mendorong agar kontraktor proyek Tol Cibitung-Cilincing bertanggung jawab terhadap kerusakan dan keluhan warga tersebut.

Dia juga mengaku, pihaknya tetap berkeinginan agar program pemerintah pusat itu tetap berjalan karena merupakan salah satu proyek strategis nasional. ”Kita ingin masyarakat senang dan nyaman, dan proyek pembangunan Tol Cibitung-Cilincing tetap berjalan. Jangan ada pihak yang dirugikan dengan proyek tol itu,” tandasnya.(dny)

 

Berita Terkait

Jakarta Raya / Segera Perbaiki 130 Halte Rusak!

Banten Raya / Warga Tuntut Perbaikan Jalan Legok




Baca Juga !.