Internasional

Desak Jepang Tidak Politisasi Isu Kerja Paksa

Redaktur: Achmad Sukarno
Desak Jepang Tidak Politisasi Isu Kerja Paksa - Internasional

Moon Jae-in

INDOPOS.CO.ID - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in meminta agara para pemimpin politik Jepang tidak merusak hubungan bilateral dengan "mempolitisasi" isu kerja paksa warga Korea Selatan oleh perusahaan Jepang semasa Perang Dunia II.

Rabu (9/1/2019) Tokyo mengupayakan pembicaraan dengan Seoul setelah pengadilan Korea Selatan memberikan lampu hijau atas penyitaan sebagian aset domestik perusahaan baja Jepang.

"Kami telah mengatakan bahwa kami harus melanjutkan perundingan diplomatik tentang isu tersebut dan seharusnya tidak menodai kemitraan kami dengan Jepang," ujar Moon saat konferensi pers.

Presiden Moon meminta pemerintah Jepang agar bersikap "rendah hati" terhadap sejumlah isu selama masa perang dan menghormati keputusan pengadilan. Moon juga mengatakan bahwa pemerintahannya tidak dapat melakukan pengaruh apapun.

"Saya pikir tidak bijaksana bagi politikus dan pemimpin Jepang untuk terus melakukan politisasi terhadap isu tersebut, membuat sumber yang kontroversial kemudian menyebarkannya,” katanya.

Korea Selatan dan Jepang berbagi sejarah pahit yang meliputi pendudukan kolonial Jepang 1910-1945 di semenanjung Korea, mobilisasi tenaga kerja paksa di sejumlah perusahaan Jepang dan penggunaan wanita penghibur, eufemisme Jepang bagi anak-anak dan kaum perempuan, kebanyakan dari mereka warga Korea, yang dipaksa bekerja di rumah bordil selama masa perang.

Menurut Moon, isu-isu tersebut belum bisa dipecahkan melalui perjanjian 1965, sehingga kedua negara harus berupaya menemukan cara menyembuhkan luka para korban. (ant/ash)

Berita Terkait

Internasional / Hotel di Jepang Ini Khusus untuk Bikin Udon

wisata / Surganya Pecinta Kosmetik

Headline / Kurang Tidur Rugikan Jepang USD 138 Miliar

Internasional / Korut-Korsel Percepat Rekonsiliasi


Baca Juga !.