Politik

Mega: Para Pemimpin Nasional Harus Guyub

Redaktur: Folber Siallagan
Mega: Para Pemimpin Nasional Harus Guyub - Politik

HARUS GUYUB-Presiden Jokowi, Ma’ruf Amin, Hamzah Haz, dan Wapres Jusuf Kalla usai menerima nasi tumpeng dari Megawati dalam acara HUT ke-46 PDI Perjuangan di Jakarta, Kamis (10/1). Antara/puspa perwitasari

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkapkan situasi politik nasional awal reformasi, saat ramah tamah dengan para pemimpin nasional pada puncak acara HUT ke-46 PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Para pemimpin nasional diundang panitia naik ke atas panggung adalah, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Yusuf Kalla, mantan wakil Presiden Try Sutrisno dan Hamzah Haz, serta calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Megawati kemudian memotong nasi tumpeng dan dilengkapi dengan lauk lauk dan diberikan kepada Presiden Joko Widodo. Potongan tumpeng yang kedua diberikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla, kemudian potongan tumpeng ketiga diberikan kepada Cawapres KH Ma'ruf Amin. Tumpeng berikutnya diberikan kepada mantan Wapres Hamzah Haz dan Try Sutrisno.

Megawati mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin nasional yang sudah hadir pada acara HUT ke-46 PDI Perjuangan. Ketika melihat Hamzah Haz, Megawati mengatakan, ada yang unik dan menarik pada Hamzah Haz.

Dia kemudian mengungkapkan, situasi politik nasional pada awal reformasi. Menurut Megawati, sekitar setahun kemudian, MPR RI mengangkat dirinya menjadi presiden dan mengangkat Hamzah Haz menjadi wapres. "Alhamdulillah, Presiden dan Wakil Presiden saling cocok dan tidak ada masalah," katanya.

Megawati menambahkan, sampai saat ini hubungan baik tersebut terus terjalin. "Ini pertemanan yang sampai saat ini masih guyub," kata Megawati. (ant)

Berita Terkait

Politik / Megawati Ngebet PDIP Harus Menang

Politik / Coret Dua Calon dari DCT

Headline / Megawati Mau Pensiun

Nasional / Gaji BPIP Dilaporkan ke Ombudsman


Baca Juga !.