Politik

Stop Sudutkan Bawaslu

Redaktur: Folber Siallagan
Stop Sudutkan Bawaslu - Politik

INDOPOS.CO.ID - Atas kecaman terhadap keputusan Bawaslu, Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang menilai Bawaslu telah bersikap profesional. "Bawaslu professional, kita apresiasi," kata Osman Sapta. Pihak Oso juga meminta public menghormati keputusan tersebut dengan tidak menyudutkan Bawaslu.

Hal tersebut diperkuat kuasa hukumnya, Herman Kadir yang menilai putusan Bawaslu telah mencerminkan keadilan dan ketaatan terhadap lembaga hokum dan peradilan. Dikatakan, keputusan Bawaslu tersebut tetap mengacu pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Menurut Kadir, KPU telah membangun opini seolah ada pertentangan antara keputusan MK, MA, dan PTUN. “Keputusan Bawaslu mematahkan dan meluruskan opini tersebut. Bahwa keputusan Bawaslu merujuk pada keputusan tiga lembaga peradilan tersebut,” katanya.

Kadir mengingatkan KPU untuk taat hukum dan mematuhi keputusan Bawaslu dengan memasukkan nama Oso dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPD periode 2019-2024. ”KPU harus meniru sikap Bawaslu yang berpegang teguh pada aturan hukum dan peraturan perundangan. KPU harus bisa terbebas dari tekanan kelompok tertentu dalam mengambil keputusan. KPU harus netral,” katanya.

Menurutnya, sikap Bawaslu yang tegas dalam mengadapi tekanan kelompok tertentu patut diapresiasi. ”Meski disudutkan oleh opini yang dibangun kelompok tertentu tetapi Bawaslu tetap teguh dan netral. Bawaslu tidak masuk angin dan memegang prinsip perundangan,” puji dia.

Dia meminta semua pihak menghormati keputusan Bawaslu dan berhenti menyudutkan Bawaslu. Sebab, Bawaslu telah membuat keputusan berdasar keputusan tiga lembaga peradilan sebelumnya, MK, MA, dan PTUN. (ant)

TAGS

Berita Terkait


Baca Juga !.