Ekonomi

KAI Proyeksi Angkut 435 Juta Jiwa

Redaktur: Jakfar Shodik
KAI Proyeksi Angkut 435 Juta Jiwa - Ekonomi

Grafis GIMBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) tahun ini memproyeksi penumpang 435,49 juta. Meningkat 2,5 persen dari realisasi tahun lalu di kisaran 424,68 juta jiwa. Itu tergantung ketersediaan armada. ”Kami optimistis target tersebut bakal terwujud. Mudah-mudahan berjalan sesuai scenario,” tutur Direktur Utama KAI Edi Kusmoro di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

KAI mencatat sebanyak 5,7 juta penumpang saat angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Itu menanjak 12 persen dibanding edisi sama tahun sebelumnya di kisaran 5,1 juta penumpang. Kenaikan jumlah penumpang itu ditunjang penambahan perjalanan KA. Maklum, PT KAI mengoperasikan 346 perjalanan KA reguler dan 48 perjalanan KA tambahan atau total 394 KA. Itu meningkat 5 persen dari tahun sebelumnya di posisi 375 KA.

Di samping itu, kenaikan volume penumpang juga dipengaruhi penumpang dinamis. Di mana, terjadi peningkatan minat masyarakat akan angkutan KA, dan peluncuran KA Galunggung relasi Stasiun Kiaracondong Bandung-Stasiun Tasikmalaya dan KA Pangandaran relasi Stasiun Gambir Jakarta-Stasiun Bandung-Stasiun Banjar yang diluncurkan pada periode Nataru tahun ini.

Peluncuran kedua KA itu dinilai cukup mendongkrak jumlah penumpang dengan skema menerapkan tarif gratis selama masa promo. Tercatat, hingga akhir masa Nataru atau 6 Januari 2019, volume KA Galunggung dan KA Pangandaran selalu ada di atas 100 persen. ”Ini menjadi kado terindah kami. Kami mengapresiai dan bangga pada seluruh pengguna jasa kereta api, pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, dan anggota komunitas pencinta KA,” imbuh Edi.

Sementara itu, tahun lalu tercatat KAI mengangkut 424,6 juta penumpang. Meningkat 8 persen dibanding periode 2017 mencapai 394,1 juta penumpang. Secara rinci, volume tahun lalu didominasi penumpang commuter line 336,7 juta orang, diikuti kereta api utama yakni kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi 44 juta. Selanjutnya, KA lokal menyumbang jumlah penumpang 41,2 juta orang. Disusul kereta bandara 1,59 juta penumpang, LRT Sumatera Selatan 927 ribu penumpang, dan kereta wisata 99 ribu penumpang.

KAI juga meningkatkan pelayanan dengan meluncurkan berbagai KA baru dan sarana kereta eksekutif new image berbahan stainless steel dan kereta ekonomi premium (stainless steel). Selain itu, diluncurkan pula KA Galunggung dan perpanjangan rute KA Wijayakusuma dari sebelumnya relasi Cilacap-Solo menjadi Cilacap-Banyuwangi. (dai/ant)

Berita Terkait

Headline / Senin Dinihari, Tiket Kereta Mudik Lebaran Bisa Dipesan

Ekonomi / Tarif KA Ekonomi Tidak Naik

Ekonomi / Goda Wisatawan via KA Pangandaran


Baca Juga !.