All Sport

Angga Mencetak Sejarah Dengan Rebut Emas

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Angga Mencetak Sejarah Dengan Rebut Emas - All Sport

Foto : NET

INDOPOS.COI.ID - Kabar baik datang dari cabang balap sepeda. Atlet  balap sepeda junior Indonesia Angga Dwi Wahyu Prahesta mencetak sejarah dengan menyabet medali emas dalam Kejuaraan Track Asia 2019. 

Dalam pertandingan  yang berlangsung di Jakarta International Velodrome di Jakarta, Jumat ( 11/1/2019).

Angga meraih medali emas pada nomor scratch junior putra dan mengungguli atlet India Venkappas Kengalagutti pada posisi kedua dan atlet Taiwan Chih Sheng Chang yang menempati posisi ketiga.

"Persiapan saya hanya dua pekan sejak pertengahan Desember 2018. Saya tentu sangat bangga sekali bisa mendapatkan medali emas karena perlombaan sangat ketat," kata Angga usai laga.

Angga mengaku dua lap terakhir menjadi momentum untuk menyabet medali emas karena atlet-atlet lain Asia sudah kesulitan untuk melewatinya.

"Target awal saya adalah medali perunggu karena ini perlombaan pertama tingkat Asia bagi saya," katanya.

Atlet kelahiran Lumajang, Jawa Timur itu mengaku telah berlatih di India selama tiga pekan pada Desember 2019 sebelum kembali ke Indonesia pada awal Januari.

"Saya turun pada nomor point race, omnium, dan scartch pada perlombaan Asia ini," kata atlet yang memulai karier sebagai atlet disiplin sepeda gunung dan road race itu.

Pelatih balap sepeda nasional Dadang Haris Purnomo mengaku semula tidak mengunggulkan Angga untuk menyabet medali emas karena perlombaan Asia di Velodrome menjadi ajang penambah pengalaman bagi atlet-atlet junior.

"Saya sempat tidak percaya karena hasil yang diraih Angga. Itu adalah pembuktian pembinaan PB ISSI yang berhasil mencari atlet-atlet penerus," kata Dadang.

Selain Kejuaraan Track Asia 2019, PB ISSI akan menurunkan Angga pada sejumlah perlombaan lain tingkat Asia.(bam)

 

 

Berita Terkait

Indotainment / Saipul Jamil Gagal Bebas Tahun Ini

Bola Lokal / Akhiri Spekulasi, Septian David ke PSIS

Indotainment / Film Orang Kaya Baru Lugas dan Menginspirasi

Bola Lokal / Beban Berat Ivan Kolev Menanti


Baca Juga !.