Bola Lokal

Sang Legenda Tony Sucipto Pamit Lebih Awal

Redaktur: Riznal Faisal
Sang Legenda Tony Sucipto Pamit Lebih Awal - Bola Lokal

MENGIRIS HATI - Tony Sucipto akhirnya tergusur dari skuad Persib. Foto : PIKIRAN RAKYAT

INDOPOS.CO.ID - Tony Sucipto akhirnya meninggalkan Persib Bandung. Pemain yang bisa disebut legenda Maung Bandung itu memilih pamit lebih cepat setelah mendapat kabar kalau kontraknya yang berakhir Februari 2019 nanti tak lagi diperpanjang. Selama 8 musim berkostum Maung Bandung,  sejak direkrut pada 2011 lalu, karir pemain serbabisa itu berakhir 2019 ini.

“Karena sudah dikabarin, jadinya kenapa enggak saya pamit, lebih cepat lebih baik,” kata Tony, Jumat (11/1/2019). Dia pun ancang-ancang angkat kaki dari Pangeran Biru sebelum manajemen mengumumkan. “Kalau kontrak tinggal beberapa bulan, kalau enggak salah habis sampai Februari,” ujarnya seperti dikutip simamaung.com.

Lewat akun Instagram pribadinya, kemarin Tony mengucapkan salam perpisahan untuk Maung Bandung dan Bobotoh.  Di dalam unggahannya tersebut, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung perjalanan karirnya dalam delapan tahun terakhir ini. 

“Pertama-pertama saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya buat manajemen, bapak manajer Umuh (Muchtar) yang sudah saya anggap seperti orang tua sendiri, ofisial, tim, pemain, media dan Bobotoh,” tulisnya di akun Instagram, @toncip6. 

Bagi mantan pemilik nomor punggung 6 itu, delapan tahun bersama Maung Bandung adalah perjalanan yang luar biasa dan tak akan pernah dilupakan. 

“Delapan musim yang luar biasa bersama @persib_official, saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah kata dan perbuatan, baik yang disengaja atau tidak disengaja. Terima kasih buat semua Bobotoh atas support-nya selama ini. Hatur nuhun,” kata Tony. 

Sejak membela Persib pada 2011 saat Persib dilatih Drago Mamic. Tony menjadi salah satu pemain yang diandalkan pelatih untuk mengisi posisi bek kiri. Ia menjadi pilihan utama selama tujuh musim.

Berkat kerja kerasnya di setiap pertandingan, ia berhasil mempersembahkan dua gelar penting untuk Persib dan Bobotoh, yaitu juara Indonesia Super League (2014) dan Piala Presiden (2015). Tapi, musim 2018, ia lebih banyak duduk di bangku cadangan karena tergeser oleh Ardi Idrus.

Pergi dari Persib pun tidak terlalu mengiris hati Tony. Dia sadar, cepat atau lambat keputusan ini harus diambil. Sejak memulai karir profesional di musim 2004 lalu, dia sudah sering keluar masuk klub. Sebab itu, Tony paham akan risiko masuk daftar pemain yang didepak sebuah kesebelasan.

“Kalau perasaan biasa saja, pastinya keluar masuk dalam tim gak masalah, kita masuk baik-baik ya keluar juga baik-baik,” tutur pemain yang bisa bermain di beberapa posisi tersebut.

Soal klub barunya setelah lepas dari Persib, Tony belum mengambil keputusan. Namun, ada beberapa tim yang sudah menunjukkan ketertarikannya pada pemain 32 tahun itu. Dia pun kini sudah leluasa menjalin komunikasi dengan tim-tim lain.

“Ada lah komunikasi lebih dari satu dan kemarin-kemarin memang ada tapi kan masih menghargai kontrak kerja, sekarang udah ada kejelasan jadi kenapa engga,” tutup pria asal Surabaya itu.(*/ant)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.