Megapolitan

PT Hero Didemo 532 Pekerjanya Yang Di-PHK

Redaktur:
PT Hero Didemo 532 Pekerjanya Yang Di-PHK - Megapolitan

PROTES - Ribuan pekerja SPHS berdemo di depan kantor PT Hero Supermarket, Tbk, Jumat (11/1/2019). Foto : Adrianto/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sekitar empat ribu buruh yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia berdemo di depan kantor PT Hero Supermarket Tbk, Jalan Boulevard, Bintaro Sektor 7, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (11/1/2019).

Protes ini dilakukan karena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Akibat aksi demo itu sejumlah ruas jalan di lokasi macet total. Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat mengatakan aksi demo digelar karena PHK terhadap 532 pekerja perusahaan supermarket tersebut.

PHK dilakukan PT Hero Supermarket Tbk tanpa pemanggilan para pekerja. Pemecatan ini pun membuat puluhan pekerja itu tak mampu menghidupi keluarganya.

”Kami minta perusahaan bertanggungjawab atas PHK terhadap rekan kami. Teman kami yang di-PHK menganggur dan hidup susah,” terangnya, Jumat (11/1/2019).

Selain itu, lanjut Mirah, PHK yang dilakukan perusahaan pusat ritel modern itu terjadi diduga karena ketidaksukaan orang dalam manajemen. Lantaran buruh yang dirumahkan itu sangat aktif memperhatikan kebijakan perusahaan yang mempersulit para pekerja.

Padahal itu dilakukan guna melindung hak-hak pekerja. ”PHK sepihak tidak bisa dilakukan karena sudah tertuang di perjanjian kerja bersama. Kalau ada toko tutup, pekerja dipindahkan ke toko yang lain," paparnya. Dia juga menuding, manajemen PT Hero Supermarket Tbk ini tak pernah memerhatikan permasalahan pekerja.

Setiap kali ada gejolak pegawai, perusahaan selalu menutup diri. ”Manajemen melanggar perjanjian kerja sama antara manajemen dengan pekerja Hero. Masa ketika toko tutup, pekerja di-PHK dan suratnya dikirim ke rumah. Ada indikasi pemberangusan serikat pekerja juga," cetusnya.

Mirah juga mengancam, jika pimpinan PT Hero Supermarket Tbk tak dapat menjelaskan pemecatan ratusan rekannya, dia bersama pendemo akan menduduki kantor perusahaan ritel tersebut. ”Kami ingin teman-teman yang di-PHK dipekerjakan lagi,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tony Mampuk mengatakan PHK terhadap 532 pekerja karena dampak penutupan 26 toko ritel. Alasan PHK guna pengefisiensian operasional. Kata dia juga, dari 532 karyawan, 92 persen diantaranya sepakat dengan PHK.

"Karyawan telah menerima dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja. Mereka juga telah kami berikan pesangon, sesuai dengan aturan pemerintah," tuturnya Selain itu, Tony menambahkan, penutupan 26 toko lantaran penurunan angka penjualan selama 2018.(cok)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.