Politik

Kritik Pidato Prabowo, PDIP Anggap Visi Misi Kubu Lawan Ilusi dan Retorika

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Kritik Pidato Prabowo, PDIP Anggap Visi Misi Kubu Lawan Ilusi dan Retorika - Politik

PANAS - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto : Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PDI Perjuangan menganggap pidato kebangsaan yang digelorakan Prabowo Subianto menyerang dan menihilkan prestasi pemerintah. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pun mengaku tidak kaget. Bahkan dirinya menduga isinya bakal menyerang dan menihilkan prestasi Indonesia. Menurut Hasto, di mata Ketum Gerindra itu, semua adalah kegagalan sesuai pengalamannya sendiri.

”Pidato visi misi pun sarat dengan ilusi dan retorika TelePrompter. Menihilkan prestasi Pak Jokowi dan Pak JK hanya akan mengurangi elektoral Pak Prabowo-Sandi," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Hasto berpandangan, pidato visi misi Prabowo-Sandi tersebut dilihat dalam perspektif kemanusiaan, kerakyatan, dan komitmennya kalah jauh dengan apa yang dilakukan Jokowi. Ia sebut, skornya 3-0 untuk kemenangan Jokowi.

"Retorika melawan berbagai bentuk ketidakadilan itulah yang terus mereka mainkan. Namun kami meyakini bahwa bicara dengan rakyat adalah bahasa hati, bahasa kepedulian melalui sentuhan kepemimpinan merakyat, bukan sebaliknya," papar politisi asal Jogjakarta itu.

Hasto menegaskan, Indonesia dibangun dengan niat baik dan pemikiran positif. Strategi model menyerang justru menjadi arus balik, yang justru malah mengingatkan masa lalu Prabowo.  ”Hal yang kami apresiasi dari pidato itu adalah vokal dan intonasi Pak Prabowo jauh lebih baik,” pungkasnya.(jaa)

Berita Terkait


Baca Juga !.