Catatan Minor sang Gladiador

INDOPOS.CO.ID – Robert ”Gladiador” Lima Guimares dan Pavel Smolyachenko akhirnya resmi menjadi pemain Arema FC. Ini setelah keduanya menandatangani perjanjian kontrak berdurasi setahun dengan manajemen Arema FC Selasa (15/1/2019).

Baik Robert maupun Pavel, sejatinya tak perlu menjalani proses seleksi. Keduanya hanya perlu mengikuti tes medis dan melengkapi syarat administrasi. Tes medis pun sudah dilakukan. Sementara soal administrasi, dikontraknya Robert dan Pavel menunjukkan bahwa manajemen klub percaya bahwa kedua pemain itu bisa lolos verifikasi Liga 1.

Terutama Robert yang sempat memicu pro-kontra terkait klub terakhirnya. Versi Robert, klub terakhir yang dia bela adalah Al Shabab SC, klub Premier League Kuwait. Jika memang benar Al Shabab SC, maka Robert dipastikan lolos kualifikasi. Sebab, Al Shabab masuk dalam klub di kasta teratas.

Tapi, versi lain menunjukkan bahwa Robert sebelumnya bermain untuk klub amatir Brasil, Esportivo Bento Goncalves. Klub amatir Brasil jelas berada di bawah standar minimal pemain asing yang bisa bermain di Liga 1. Setidaknya jika mengacu regulasi musim lalu.  Tapi, Media Officer Arema FC Sudarmaji optimistis Robert bisa lolos verifikasi.

”Verifikasi kan ada versi klub, agen, dan operator. Kalau klub dan agen, insya Allah tidak ada masalah. Sementara kalau operator (PT Liga Indonesia Baru) kami kan masih menunggu,” kata dia.

Seperti apa regulasi Liga 1 2019, termasuk itu syarat minimal pemain asing yang bisa bermain, mungkin baru diketahui setelah Kongres PSSI pada 20 Januari. ”Teman-teman operator pasti punya acuan. Sesuai transfer matching system (TMS),” ujar dia.

Lantas, bagaimana bila Robert nanti tidak lolos verifikasi? General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengisyaratkan bahwa klub mungkin akan melepas Robert manakala itu terjadi. ”Kalau dari teknis (kemampuan, skill) tidak ada masalah. Tapi, dari sisi nonteknis, kami masih harus lihat nanti,” kata dia.

Dalam perjanjian kontrak dengan Robert, ada pasal yang menyebut pemain tersebut bisa lepas manakala tidak lolos verifikasi. Bila ini terjadi, tentu Arema FC harus bekerja keras lagi mencari pemain baru.

Jika tak bergabung dengan Arema FC, Robert mungkin akan memilih berkiprah di Liga Malaysia. Sebab, sebelum memutuskan ke Malang, Robert ternyata sempat mendapatkan tawaran dari klub Malaysia. ”Ya, sebelumnya ada tawaran dari Malaysia. Dua sampai tiga pilihan,” kata pemain berjuluk Gladiador ini.

Sayang, Robert tidak menyebut klub mana saja yang meminatinya. Yang jelas, klub Malaysia itu serius merekrutnya. Tapi, begitu ada peluang bergabung dengan Arema FC, Robert tak berpikir panjang. ”Ini kesempatan penting bergabung dengan Arema. Saya tahu Arema dari agen. Juga sempat bertanya pada Arthur (Cunha),” ujar pemain yang bakal mengenakan kaus nomor sembilan di Arema FC itu.

Berbeda dengan Robert, Pavel kemungkinan besar tidak akan kesulitan untuk lolos verifikasi. Sebelum bergabung dengan Arema FC, Pavel membela klub kasta teratas Liga Uzbekistan, Metallurg Bekabad. Selain itu, Pavel juga pernah sekali membela Timnas Uzbekistan.(c2/muf/rdr)

Komentar telah ditutup.