Jakarta Raya

Kasatpol PP Yani Wahyu Dinilai Arogan

Redaktur: Darul Fatah
Kasatpol PP Yani Wahyu  Dinilai Arogan - Jakarta Raya

Ricuh - Suasana parkir di Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto : Purwoko/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Gara-gara dilarang parkir di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu bersikap emosional. Bahkan, sempat mengeluarkan perkataan keras dan arogan. “Kalian tidak tahu siapa saya,” gertak Yani kepada sejumlah anggota Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Yani mengendarai mobil bernopol B 30 DKI dan sehari-hari parkir kendaraan di bassement Gedung DPRD DKI atau tepat di depan Ruang Wartawan DPRD-Balai Kota DKI. Namun, ketika mobilnya akan diparkir di tempat biasa, Yani dihadang petugas Pamdal. Sebab, mobilnya tidak berstiker khusus dari Sekretariat DPRD DKI Jakarta. 

Kemudian, Yani mencoba parkir kendaraan di basement lain dari Gedung DPRD DKI (gedung baru). Tapi lagi-lagi dilarang parkir petugas. Lalu, ia langsung turun dari mobil dan memarahi petugas. 

Mendengar ada keributan itu, Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang mendatangi lokasi tersebut. Pria yang akrab disapa Dame itu menilai kejadian terjadi akibat salah paham. "Cuma salah paham saja. Memang Pamdal dalam bertugas harus sesuai dengan protap. Mereka tidak kenal dengan pejabat tadi," kata Dame.  

Dame juga berjanji akan memperbaiki soal perparkiran di Gedung DPRD. "Kita benahi dan sosialisasi," ujar Dame.

Menyoroti persoalan itu, Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengingatkan pejabat pemprov tidak seharusnya bersikap arogan. Semestinya pejabat mengedepankan komunikasi yang baik.

Terlebih lagi, para petugas Pamdal yang notabene anggota pegawai pemprov juga. “Harus diperbaiki lah sikap arogan seperti itu. Sebaiknya kedepankan sikap santun,” tukas Sugiyanto.(wok)

 

Berita Terkait


Baca Juga !.