Internasional

China-Amerika Memanas, Himbau Warga Berhati-Hati

Redaktur: Achmad Sukarno
China-Amerika Memanas, Himbau Warga Berhati-Hati - Internasional

DUKUNGAN - Media memotret orang-orang yang memegang tanda yang mendukung Kepala Keuangan Huawei Technologies Meng Wanzhou di luar persidangannya di Pengadilan Tinggi British Columbia menyusul penangkapan 1 Desember di Kanada untuk diekstradisi ke AS, di Vancouver, British Columbia. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - China mengeluarkan imbauan bagi warga negaranya yang bepergian ke Kanada agar memperhitungkan risiko dengan cermat serta berhati-hati ketika sudah berada di sana.

Departemen Urusan Konsuler Kementerian Luar Negeri China, dalam peringatan yang disiarkan di media sosial resminya mengacu pada kasus penahanan sewenang-wenang seorang warga negara China di Kanada atas permintaan sebuah negara ketiga.

Beijing dan Ottawa telah berselisih sejak awal Desember, ketika polisi Kanada menangkap Meng Wanzhou, direktur keuangan Huawei Technologies Co Ltd, atas permintaan Amerika Serikat.

Dari Ottawa, Reuters melaporkan para pemimpin Kanada dan Amerika Serikat pada Senin (7/1/2019) sepakat untuk terus menekan Beijing agar membebaskan dua warga Kanada yang ditahan psscapenangkapan seorang eksekutif senior China di Vancouver, kata Ottawa.

Kanada ingin pembebasan segera atas Michael Kovrig dan Michael Spavor, yang diciduk setelah pihak berwenang Kanada menangkap Meng pada 1 Desember lalu.

China mengutuk penahanan tersebut dan mengancam akan menaikkan ketegangan global pada saat Washington dan Beijing sudah terlibat dalam perang dagang.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara dengan Presiden AS Donald Trump pada Senin dan mengucapkan terima kasih atas pernyataan kuat mengenai dukungan AS dalam menanggapi penahanan kedua orang tersebut, kata kantor Trudeau dalam satu pernyataan. "Kedua pemimpin itu setuju untuk mengusahakan pembebasan mereka," katanya.

Walaupun Kanada mengatakan China tak membuat kaitan khusus antara penahanan keduanya dan penangkapan Meng, para pakar dan mantan diplomat mengatakan mereka tak meragukan bahwa Beijing menggunakan kasus Kovrig dan Spavor untuk menekan Ottawa.

Beijing bersikeras dakwaan-dakwaan terhadap Meng dibatalkan tetapi Kanada menyatakan tidak mencampuri proses yudisial itu.

Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland bereaksi tak senang setelah Trump menyarankan agar dia bisa mengabaikan permintaan supaya Meng dikirim ke Amerika Serikat sebagai imbalan atas kemajuan perdagangan bilateral dengan China. Menurut Menlu Freeland, proses ekstradisi hendaknya jangan dipolitisasi.

Kantor Trudeau mengatakan dua pemimpin itu telah membahas permintaan AS tersebut dan menegaskan kembali pentingya menghormati kemandirian yudisial dan undang-undang yang berlaku. (ant/ash/Reuters)

Berita Terkait

Internasional / Korut Tembakkan Rudal, Simbol Protes ke AS

Internasional / Perang Dagang Dengan AS, Tiongkok Harapkan Dialog

Internasional / Hukuman Mati Bagi LGBT Tak Berlaku

Internasional / Tagihan Biaya Rumah Sakit


Baca Juga !.