Raket

Ginting Diuntungkan, Jojo Berat

Redaktur: Riznal Faisal
Ginting Diuntungkan, Jojo Berat - Raket

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Foto : Dok/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Dua tunggal putra Indonesia menghadapi nasib berbeda di babak 16 besar Malaysia Masters, Rabu (16/1/2019). Anthony Sinisuka Ginting menghadapi lawan yang relatif lebih ringan. Yakni Parupalli Kashyap asal India. Sementara itu, Jonatan Christie sudah harus berhadapan dengan lawan superberat: Chen Long.

Ginting bersemangat menjalani babak kedua hari ini. Sejak mulai terjun di Malaysia Masters pada 2015, pencapaian dia paling tinggi adalah menembus semifinal. Itu terjadi pada Malaysia Masters 2017. Saat itu Ginting gagal melangkah ke final lantaran kalah dari Ng Ka Long (Hong Kong) 21-18, 21-15.

Tahun ini, pebulutangkis berusia 21 tahun tersebut berpeluang untuk melampaui capaian itu. Pertandingan melawan Kashyap bisa jadi pembuka jalan ke perempat final. Di atas kertas, Ginting memang lebih diunggulkan. Kashyap (yang baru saja menikah dengan bintang bulutangkis India Saina Nehwal) merupakan pemain peringkat 45 dunia.

Secara head to head, Ginting juga unggul. Dua kali bertemu, dua kali dia menang. Mereka kali terakhir berjumpa pada Hongkong Open tahun lalu. Ginting menang mudah 21-16, 21-13. Menghadapi fakta-fakta tersebut, Ginting mencoba tidak overkonfiden. Apalagi kemarin staminanya terkuras gara-gara dipaksa bermain rubber game oleh pemain Thailand Khosit Phetpradab.  ''Saya akan mengevaluasi lagi dari permaianan saya hari ini (kemarin, Red). Harus lebih siap di lapangan. Siap capek, siap susah, siap main apa saja,'' ucap Ginting.

Ginting mengatakan, laga babak pertama kemarin menjadi pembelajaran bagus untuk dirinya. Dia terlambat panas sehingga kehilangan game pertama. ''Pada game pertama saya masih menyesuaikan diri dengan kondisi menang kalah angin. Sempat meraba-raba. Barulah setelah interval dapat polanya,'' tuturnya.

Bagaimana dengan Jonatan? Tadi malam, pemain yang akrab disapa Jojo itu lolos ke babak kedua setelah mengalahkan pemain Denmark Jan O Jorgensen 21-15, 21-16. Ini revans yang manis. Sebab, dalam dua pertemuan sebelumnya, Jojo selalu menyerah kepada Jorgensen. Namun, tadi malam dia bermain sangat prima, minim membuat kesalahan.  Sayang, langkah Jojo kemungkinan bakal terhenti hari ini. Chen Long menjadi satu di antara beberapa nama yang belum bisa diimbangi Jojo. Dari lima pertemuan, pemain 20 tahun itu selalu kalah. (bam)

Berita Terkait

Raket / Ganda Putri Jepang Jadi Pesaing

Raket / Ratchanok Intanon Pertahankan Gelar Juara

Bulutangkis / Lolos ke Final, Kevin/Marcus Dekat Gelar Awal Tahun

Raket / Gregoria Gagal Atasi Intanon


Baca Juga !.