Politik

Kerap Buffering, Pendukung Dua Capres Kecewa Nobar

Redaktur: Redjo Prahananda
Kerap Buffering, Pendukung Dua Capres Kecewa Nobar - Politik

Suasana nonton bareng di lapangan sepakbola dibelakang Hotel Bidakara Jakarta. Foto : Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Para pendukung capres-cawapres menyatakan kekecewaannya atas pelaksanaan nonton bareng (nobar) debat capres yang disediakan oleh panitia acara di luar arena debat di luar arena Hotel Bidakara, Kamis (17/1/2019) malam.

Pasalnya gambar dari layar lebar tersebut kerap buffering atau jeda waktu atau proses loading. Akibatnya pesan - pesan yang disampaikan capres menjadi terputus - putus. Proses buffering terjadi ketika capres - cawapres nomor urut 01 dan 02 yakni Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandi menyampaikan visi - misinya.

Teriakan kekecewaan pun kerap muncul ketika terjadi proses buffering. Apalagi pendukung dua capres juga disatukan di area layar lebar yang diletakkan di sisi kiri gedung Hotel Bidakara. Mereka berbaur menjadi satu. Namun suasana Debat Capres di luar ruangan tetap aman dan damai. Tanpa ada gesekan sedikit pun di antara dua pendukung.

"Huuu..Parah sekali putus-putus nontonnya," cetus salah satu pendukung.

Sementara, sejumlah pendukung akhirnya memilih meninggalkan arena nobar di lapangan bola yang becek karena sebelumnya sempat turun hujan.

Ada tiga isu besar bidang hukum yang menjadi fokus dalam Debat Capres perdana ini. Ketiga isu yang dibahas yaitu persoalan hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, dan terorisme. Ada enam panelis dipilih untuk terlibat dalam debat ini, yaitu mantan Ketua Mahkamah Agung (MA), Bagir Manan; Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik; Guru Besar Hukum Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana; Ahli Tata Negara Margarito Kamis, dan Bivitri Susanti.

Mekanismenya, debat akan berlangsung selama sekitar 89 menit yang dibagi dalam enam segmen:

Segmen I: Penyampaian visi misi pasangan capres dan cawapres.
Segmen II dan III: Debat dengan metode pertanyaan terbuka.
Segmen IV dan V: Memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk memberikan pertanyaan kepada pasangan calon lainnya. Pada sesi ini, paslon bisa saling menimpali/menanggapi jawaban. Segmen VI adalah pernyataan penutup. (dil)

Berita Terkait

Politik / Siapa Pro Rakyat, Jokowi atau Prabowo?

Indotainment / Hana Nabilla Rizka: Kalau Saya Jadi Presiden

Nasional / KPU Prioritaskan Pencoblosan TKI

Politik / Ini Visi Misi Prabowo dan Jokowi di Debat ke-2


Baca Juga !.