Daerah

Nilai Triliunan, Pengamat Sebut Lab UNBK jangan Mubazir  

Redaktur: Novita Amelilawaty
Nilai Triliunan, Pengamat Sebut Lab UNBK jangan Mubazir   - Daerah

Pengamat dan Pemerhati Pendidikan Indra Charismiadji. Foto : Nasuha/Indopos

INDOPOS.CO.ID – Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memberikan kompetensi dasar siswa untuk mengenal lebih dalam integrasi antar aplikasi office (pengolah kata, angka dan presentasi).

Dan kompetensi inti siswa memahami dan bisa menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai bakat dan minat untuk memecahkan masalah.

Kemudian pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) 36 Tahun 2018 tentang perubahan Permen 59 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013. Dalam Permen tersebut menyatakan pelaksanaan mata pelajaran (Mapel) Informatika sebagai pilihan.

“Pelatihan TIK penting diberikan kepada para guru. Ini untuk mewujudkan Indonesia cerdas,” ujar Pengamat dan Pemerhati Pendidikan Indra Charismiadji di Jakarta, Minggu (20/1/2019).

Setelah TIK resmi menjadi bagian dalam mapel yang diterima peserta didik, menurutnya pemerintah daerah (Pemda) wajib dilibatkan. Karena, wewenang mengelola pendidikan berada di daerah.

“Kami ingin menggunakan laboratorium (Lab) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk pelatihan TIK untuk guru,” bebernya.

Dia menyebutkan, hingga saat ini beberapa daerah telah sepakat untuk mengelola Lab UNBK untuk pelatihan TIK guru. Di antaranya Pemprov DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DIY, Bogor dan pemerintah daerah lainnya.

“Nilai Lab UNBK itu nilainya triliunan. Sayang kalau tidak terpakai,” terangnya.

Indra menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan metode dan materi untuk pelatihan TIK bagi para guru. Ini, menurutnya untuk menjawab pendidikan menghasilkan inovator bukan pencari kerja.

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Kapuskurbuk), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Awaluddin Tjalla mengatakan, Kemdikbud saat ini menghadapi tantangan industri era modern 4.0. Mengembalikan kurikulum TIK merupakan langkah tepat. "Ini stategis untuk menghadapi era milenial 4.0," katanya.(nas)

 

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Loh, Matematika Masih Dianggap Sulit

Megapolitan / Usai Ujian Dilarang Nongkrong di Jalan

Nasional / 12 SMP-Madrasah Bangka Barat Ujian dengan Menumpang

Nasional / Ini Alasan Daerah 3T Sulit Gelar UNBK

Daerah / Belum Semua SMP Ikuti UNBK


Baca Juga !.