Ekonomi

Kemiskinan Capai 9 Persen, Pemerintah Fokus Berikan Bansos

Redaktur: Novita Amelilawaty
Kemiskinan Capai 9 Persen, Pemerintah Fokus Berikan Bansos - Ekonomi

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, di Jakarta, Senin (21/1/2019). Foto: Zulhaidah Bahar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengharapkan angka kemiskinan di Indonesia bisa turun pada tahun ini sekitar sembilan persen.

"Terget kita itu 8,5 sampai 9,5 persen. Kalau lihat angka terakhir ya 9,66 persen. Semoga di tahun ini kita sudah di sembilan persen," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, di Jakarta, Senin (21/1/2019)

Untuk mencapai target itu, pemerintah diminta fokus pada penguatan bantuan sosial yang tepat sasaran seperti, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kemudian, Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kelompok penduduk yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem

"Sedangkan untuk yang rentan miskin, supaya mereka tidak jatuh miskin lagi, kita perkuat akses permodalan mikro, kemudian juga penciptaan lapangan kerja. Jadi kombinasi itu," ujar Bambang.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada September 2018 terus turun menjadi 9,66 persen dibandingkan Maret 2018 yang mencapai 9,82 persen. "Ada penurunan kemiskinan sebesar 0,16 pada saat itu dengan jumlah penduduk mencapai 25,67 juta orang," tuturnya.

Selain itu, terkait masalah pertimpangan. Ia menekankan ada dua hal penting yang mempengaruhi besarnya tingkat ketimpangan itu, yaitu akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar. Dan penyaluran bantuan sosual yang tepat sasaran.

Pada September 2018, BPS mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Rasio Gini turun tipis menjadi 0,384. Angka tersebut menurun sebesar 0,005 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2018 yang sebesar 0,389. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2017 yang sebesar 0,391 turun sebesar 0,007 poin. (zbs)

 

Berita Terkait

Daerah / Kabupaten Muba Tertinggi Turunkan Angka Kemiskinan

Nasional / Tidak Ada Lagi Orang Miskin di Indonesia pada 2030

Nasional / Adat Terpencil Belum Masuk Basis Data Terpadu

Banten Raya / Bank Banten Ikut Sukseskan Program Gubernur

Banten Raya / Jamsosratu Tekan Angka Kemiskinan


Baca Juga !.