Politik

Parpol Wajib Beri Pendidikan Politik untuk Kader dan Masyarakat, Ini Dasarnya

Redaktur: Ali Rahman
Parpol Wajib Beri Pendidikan Politik untuk Kader dan Masyarakat, Ini Dasarnya - Politik

Fungsionaris Partai Golkar, Ria Sri Woelandari pada acara Edukasi bagi Masyarakat dan 150 kader dilakukan di Jakarta, Senin (21/1/2019). Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Seluruh partai politik (parpol) yang ada di Indonesia memiliki kewajiban untuk memberi pendidikan politik kepada kader dan seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air ini. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) nomor 2 tahun 2011 tentang Parpol.

Fungsionaris Partai Golkar, Ria Sri Woelandari menyebutkan, tujuan dari kegiatan pendidikan politik ialah mencerdaskan dan menciptakan warga negara yang mengetahui dan sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Dipilih dan memilih merupakan hak yang melekat pada diri seseorang. Termasuk juga menciptakan pemilih yang rasional sesuai dengan pemikirannya serta menjauhkan pemilu dari politik uang karena para pemilih telah pandai dan menyadari bahwa uang tidak dapat membeli hak suaranya," ujar Ria di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Intinya, pemilih tidak lagi memilih secara emosional ataupun subjektif, tapi lebih kepada program-program yang akan dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat. Dengan begitu diharapkan suara-suara dalam pemilu serentak pada April 2019 dapat lebih berkualitas, tidak suara yang apatis ataupun asal memilih. (ibl)

Berita Terkait

Nasional / Klaim Keluar dari Zona Bahaya

Nasional / Setya Novanto dan Kotjo Bersaksi

Nasional / Partai Golkar Kunjungi LDII

Politik / Cegah Kecurangan, Golkar Tempatkan Dua Saksi Per TPS


Baca Juga !.