Bola Lokal

Madura United Semakin Garang, Lengkapi Beto Goncalves Diskuad

Redaktur: Riznal Faisal
Madura United Semakin Garang,  Lengkapi Beto Goncalves Diskuad - Bola Lokal

TANDEM SEPADAN - Ekspresi Beto Goncalves setelah mencetak gol untuk Timnas Indonesia. Eks Sriwijaya FC itu kini memperkuat barisan penyerang Madura United. Foto : Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Lini depan Madura United akan menjadi ancaman serius di ajang Liga 1 2019. Setelah merekrut top scorer musim lalu, Aleksandar Rakic, kemarin klub berjuluk Laskar Sape Kerrap mendatangkan Alberto Goncalves.

Bergabungnya pemain berusia 38 tahun ini diharapkan bisa menambah daya gedor Madura United. Sebab, penggawa Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 tersebut mempunyai naluri yang baik untuk cetak gol. Tak pelak, Beto-Racic menjadi duet maut bagi klub asal Madura tersebut.

"Hari ini, Beto sudah ikut latihan bersama Madura United. Proses administrasinya juga sudah selesai. Beto sudah pasti didaftarkan sebagai pemain Madura United," ujar Haruna Soemitro, manajer Madura United.

Selama beberapa musim terakhir, Beto memperkuat Sriwijaya FC. Pemain naturalisasi asal Brasil ini mampu menjadi sosok sentral di klub Palembang tersebut. Musim lalu, dari 25 pertandingan yang dimainkannya, Beto mencetak 11 gol. Hanya saja, torehan golnya tersebut gagal menyelamatkan Sriwijaya FC.

Klub asal Palembang itu terpaksa turun kasta ke Liga 2 bersama dengan Mitra Kukar dan PSMS Medan. Beto pun memilih hengkang karena ingin tetap ada di kompetisi kasta tertinggi.

Kedatangan Beto sekaligus menjadi penutup transfer Madura United. Sebelumnya, Laskar Sape Kerrap telah merekrut sejumlah pemain di antaranya Jaimerson Xavier, Alesandar Rakic, Muhammad Ridho, hingga Andik Vermansah.

Namun, di balik komposisi mentereng, ternyata Laskar Sape Kerrap peduli terhadap talenta muda. Saat ini, sudah terdapat tiga pemain yang dipromosikan ke tim senior guna mengarungi kompetisi musim 2019.

Salah satu pemain yang dipromosikan dari Akademi Madura United Kelompok Usia 19 Tahun, ialah Dava Aldiansyah Ramadhan. Dia adalah pemain yang memiliki dua posisi, yaitu bek sayap dan penyerang sayap.

Di samping itu, bomber tersebut bisa beroperasi sebagai stoper. Hal itu tidak terlepas dari krisisnya bek di Laskar Sape Kerrap Ngodeh saat mengarungi Liga 1 U19 2018, sehingga menempatkannya di posisi tersebut.

“Saya sangat memimpikan bermain di senior dan akhirnya kesampaian. Dulu itu hanya latihan, tapi sekarang sudah jadi bagian," ujar pemain yang familiar disapa Acong ini. Dia mengaku sudah menyimpan mimpi untuk berada di barisan Fachruddin W Ariyanto dan kawan-kawan.(*/jpc)

 

 

 

Berita Terkait

Bola Lokal / Jelang Liga 2019, Madura United Daftarkan Dua Stadion ke Operator

Indosport / Haruna Kritik Pedas Cara Gede Mundur dari Persija 

Bola Lokal / Tandem Sepadan bagi Simic

Bola Lokal / Jaime “Kembali” ke Persija Dengan Status Pinjaman

Bola Lokal / Tetap Berpikir Positif, Beto Menargetkan Juara Liga 1

Bola Lokal / Aleksandar Rakic Ogah Terbebani Predikat Top Scorer


Baca Juga !.