Raket

Indonesia Masters 2019, Berharap Kejutan Sektor Lain

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Indonesia Masters 2019, Berharap Kejutan Sektor Lain - Raket

MERIAH - Suasana jumpa pers Indonesia Masters di Hotel Sulthan, Jakarta, Senin (21/1/2019). Foto : Bambang/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Turnamen bulutangkis  Indonesia Masters 2019 yang merupakan bagian dari rangkaian turnamen BWF World Tour Super 500  digelar di Istora Senayan, Jakarta mulai besok  22 hingga 27 Januari 2019. Sebanyak 267 pebulutangkis top dunia dari 20 negara akan bertanding memperebutkan gelar juara dengan total hadiah sebesar 350 ribu dolar AS.

“Ini  kesempatan para  pemain untuk meraih prestasi, terutama untuk pemain muda. Apalagi kita tampil di depan publik sendiri,” kata Susi Susanti, Kabidbimpres PB PBSI dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Susi Susanti menambahkan,  para atlet harus berupaya keras untuk meraih hasil maksimal di Indonesia Masters tahun ini. Ia menyebut PBSI menargetkan Indonesia meraih minimal satu gelar dari nomor ganda putra. Prestasi di ajang ini diharapkan menjadi pelecut motivasi bagi para pebulutangkis Indonesia dalam menghadapi rangkaian turnamen sepanjang tahun ini, salah satunya  Indonesia Open yang akan digelar pada Juli mendatang.

“Target minimal ganda putra kita bisa kembali menghasilkan gelar juara. Namun tentu kita juga harapkan muncul kejutan dari sektor-sektor lainnya. Daihatsu Indonesia Masters harus bisa menjadi awal yang baik untuk meraih target-target lainnya di sepanjang 2019,” ujar Susi Susanti .

Beberapa  pebulutangkis top dunia dengan nema besar hadir di turnamen ini.  Diantaranya  Kento Momota (Jepang), Chen Long (Tiongkok), Viktor Axelsen (Denmark), Nozomi Okuhara (Jepang), hingga Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok) akan unjuk kemampuan di hadapan publik Istora.

Sementara, Anthony Sinisuka Ginting, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir hingga duo minions Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi andalan Indonesia di ajang ini.

Ketua Panitia Pelaksana  Indonesia Masters 2019 Achmad Budiharto mengatakan Indonesia telah siap menyambut para pebulutangkis dunia di Istora Senayan. Seluruh panitia pelaksana tengah bekerja secara maksimal dan sebaik mungkin agar kejuaraan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses.

“Daihatsu Indonesia Masters 2019 akan diikuti oleh para pebulutangkis elit dari 20 negara. Dipastikan pertarungan menuju gelar juara akan sengit dan menarik mengingat para pemain punya motivasi kuat untuk meraih titel di awal tahun ini. Kami juga berharap Daihatsu Indonesia Masters 2019 bermanfaat dalam mendukung Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan dalam setiap kejuaraan bulutangkis dunia,”  kata  Achmad Budiharto.

Terpisah, Ketua Umum PP PBSI Wiranto, menyebut Daihatsu Indonesia Masters 2019 sebagai turnamen penting bagi pebulutangkis Indonesia guna mendulang poin dan menaikkan rangking mereka di papan peringkat dunia BWF. Terlebih lagi, Indonesia mendapat ‘suntikan’ semangat dari pecinta bulutangkis di Tanah Air.

“Kita bisa berkaca pada Asian Games kemarin, dukungan supporter yang luar bisa berhasil membuat para pemain Indonesia mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di lapangan. Untuk itu, saya berpesan kepada atlet-atlet Indonesia jangan sia-siakan kesempatan ini. Berjuanglah sekuat tenaga, raih gelar juara dan tingkatkan rangking kalian di peringkat dunia,” kata  Wiranto.

Meski menjadi tuan rumah, Indonesia diperkirakan tidak akan mudah meraih gelar juara. Salah satu tantangan terbesar datang dari Tiongkok. Prestasi negara itu sedang berkilau karena baru saja menyabet tiga gelar juara di ajang BWF World Tour Finals, Desember lalu. Sementara itu, di Daihatsu Indonesia Masters 2019, hasrat Tiongkok menyapu bersih gelar juara terlihat dengan menjadi negara yang menerjunkan jumlah peserta terbanyak, yaitu 42 atlet. (2WQ1)

Baca Juga


Berita Terkait

Raket / Tugas Berat Anthony dan Jojo

Raket / Jorji Fokus Pulihkan Cedera

Raket / Mental Pemain Indonesia Masih Kurang Matang

Raket / Final Terakhir untuk Owi/Butet

Bulutangkis / Gagal ke Final, Jonatan Mohon Maaf

Bulutangkis / Tontowi/Liliyana Tatap Laga Puncak


Baca Juga !.