Surga Potensi Energi Panas Bumi Indonesia

INDOPOS.CO.ID – Indonesia merupakan negara yang dikenal kaya dengan energi panas buminya. Ini lantaran Indonesia terletak pada busur vulkanik. Potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia sebanyak 29.215 GWe.

Potensi ini bisa dimanfaatkan langsung dalam sektor pariwisata. Seperti pemandian air panas yang banyak ditemukan. Juga untuk membangkitkan tenaga listrik yang sudah menghasilkan 1,919 Megawatt elektrik.

Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Pri Utami menjelaskan, sistem panas bumi memiliki tiga elemen penting yaitu reservoir, fluida, dan sumber panas.

Untuk fluida panas bumi ada yang air, campuran air, dan uap. Kemudian diproduksi melalui sumur kemudian membawanya dan mengekstraksi panasnya. Gunanya untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik.

Fluida yang diekstraksi tenaga panasnya kemudian diinjeksikan kembali ke dalam bumi. “Jadi tidak ada yang dibuang ke sungai, sawah, atau tempat lainnya. Injeksi dikembalikan ke bumi dengan kedalaman yang besar sehingga tidak mengganggu air tanah, lingkungan, dan tidak mengganggu tanah untuk pertanian,” ujarnya kepada INDOPOS melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Dia menjelaskan, contoh potensi panas bumi yang bisa dieksplor adalah pengeringan hasil kebun untuk memasak nira menjadi gula merah kualitas ekspor di Sulawesi Utara.

“Masih sangat banyak peluang pemanfaatan panas bumi di Indonesia. Mengingat negara kita memiliki sekitar 40 persen potensi panas bumi dunia, dan kita memiliki jumlah penduduk yang besar yang memerlukan sumber energi dalam memenuhi hajat hidupnya,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelasjkan, pengembangan energi di Indonesia saat ini masih difokuskan untuk pembangkit listrik.

Umumnya dilakukan di tempat-tempat yang memiliki sistem panas bumi bertemperatur tinggi sekitar 225 derajat celsius. Namun, sekarang pemerintah sudah mulai mempertimbangkan untuk mengembangkan sistem panas bumi bertemperatur sedang.

“Arah pemanfaatannya pun sudah tidak hanya berfokus pada pembangkitan tenaga listrik, tetapi juga sudah mulai dilakukan penelitian-penelitian untuk memanfaatkan energi panas bumi secara langsung,” terang Pri Utami.

Maka dengan 40 persen dari cadangan panas bumi yang dimiliki oleh dunia ada di indonesia. Karena itu harus berjuang untuk melepaskan ketergantungan dari energi fosil atau energi tak terbarukan dengan memanfaatkan energi panas bumi atau energi lainnya.

“Kita sekarang produsen. Produsen bukan yang punya potensinya saja. Tapi mampu memanfaatkan yang sudah ada,” ujar Ilmuwan bergelar Doctor of Philosophy in Geology, The University of Auckland itu.

Berdasar data International Geothermal Association, potensi panas bumi Indonesia berada pada urutan kedua setelah Amerika yang memanfaatkan 3591 ribu mega wat. Posisi ketiga Turki dan New Zeland.

Kemudian disusul Meksiko, Italia, Islandia, Kenya dan Jepang. “Di Asia nomor satu. Setiap negara penghasil panas bumi selalu memperbaharui apa yang sudah dilakukan, ditemukan dan dimanfaatkan itu dibentuk dlm sebuah laporan,” ucapnya.

Pemanfaatan panas bumi Indonesia menjadi negara terbesar di dunia yang menggunakan panas bumi. Potensi panas bumi berada di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Barat, Sulawesi, dan Maluku. “Totalnya semua 342 lokasi.

Termasuk di pulau yang lain yang belum dilirik sebagai pulau panas bumi misalnya Kalimantan, Papua itu ada beberpa titik juga tapi blm disurvei secara rinci. Nah di pulau Jawa, Bali, Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Maluku kebanyakan berasosiasi dengan gunung api yang tidak aktif,” bebernya.

Target selanjutnya, pemerintah akan melakukan penelitian dan UGM juga tengah membantu pemerintah untuk meneliti potensi yang selama ini belum diindentifikasi dengan baik di seluruh wilayah Indonesia. (dan)

 

Komentar telah ditutup.