Ekonomi

Pertamina EP Fokus Eksekusi Program

Redaktur: Jakfar Shodik
Pertamina EP Fokus Eksekusi Program - Ekonomi

PERIKSA - Petugas Pertamina EP melintas di Stasiun Pengumpul Cilamaya Field Subang Pertamina EP, Karawang, Jawa Barat, beberaopa waktu lalu. Foto : Toni Suhartono/Indopos

INDOPOS.CO.ID - PT Pertamina EP mencatat produksi minyak dan gas (migas) tahun lalu mencapai 255 MBOEPD. Itu berarti setara 101 persen dari proyeksi tahun lalu di kisaran 253 MBOEPD. Produksi minyak 79.690 BOPD atau 96 persen dari target 83 ribu BOPD, sedang produksi gas 1.017 MMSCFD atau 103 persen dari target 986 MMSCFD.

Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf mengapresiasi capaian tersebut. Maklum, produksi minyak dan gas (migas) melangkahi target yang sudah ditetapkan pada rencana kerja. Capaian itu merupakan hasil kontribusi seluruh pekerja dan mitra kerja Pertamina EP tanpa terkecuali.

”Sepanjang 2018, selain melakukan pemboran sumur baru, capaian produksi juga diperoleh melalui kegiatan work over, well service, dan well intervention,” tutur Nanang di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Kontributor untuk produksi minyak Pertamina EP terutama dari Asset 4 dan Asset 5, serta untuk kotributor produksi gas Pertamina EP berasal dari Asset 2, Asset 4, dan Asset 5. Pencapaian PT Pertamina EP lainnya yaitu penurunan decline rate di tahun 2018 menjadi incline rate sebesar 7 persen. 

Artinya, itu merupakan prestasi tersendiri dan cukup progresif dari beberapa tahun terakhir. Untuk kinerja keuangan sendiri, anak usaha Pertamina itu mencatat laba bersih sebesar USD 753 Juta sepanjang tahun 2018.

Sementara untuk mencapai target 2019, Pertamina EP menggunakan strategi untuk memenuhi aspek HSSE, fokus eksekusi program kerja bor, Work Over, Well Service, dan Well Intervention yang sudah direncanakan, monitor terintegrasi proses pengadaan, monitoring progress fisik, dan biaya secara rutin, sinergi antarfungsi sebagai dasar eksekusi rencana kerja, serta cost effectiveness. ”Salah satu implementasi akhir tahun lalu melaksanakan kegiatan pemboran yang merupakan rencana kerja 2019, bahkan beberapa tajak sumur dilaksanakan di malam pergantian tahun,” ulasnya.

Selain kinerja operasional, Pertamina EP juga berhasil mendapatkan predikat program penilaian peringkat kinerja perusahaan (Proper) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebanyak empat predikat emas, 11 predikat hijau, dan empat predikat biru. ”Kami percaya dengan bersinergi antarfungsi dan semangat mencapai rencana kerja yang sudah diterapkan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, dan bagi negara republik Indonesia,” pungkasnya. (dai)

Berita Terkait

Ekonomi / Pertamina EP Penyumbang Pajak Migas Kedua Terbesar

Ekonomi / Pertamina EP Didaulat sebagai The Best IGA 2019

Ekonomi / Genjot Program EOR, Pertamina EP Prioritaskan Sembilan Struktur

Ekonomi / Pertamina EP Terapkan HSSE sebagai Budaya Jaga Keselamatan Kerja


Baca Juga !.