Jakarta Raya

SMK di Jakarta Dibekali Keahlian konstruksi

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
SMK di Jakarta Dibekali Keahlian konstruksi - Jakarta Raya

TERAMPIL- Pelajar SMK ketika menerima sertifikat kompetensi bidang konstruksi.FOTO:IST

INDOPOS.CO.ID - Kualitas pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ibu kota ditingkatkan, melalui sertifikat kompetensi bidang konstruksi dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi DKI Jakarta.

Sertifikasi tersebut diberikan kepada 1.385 pelajar, untuk empat bidang konstruksi yakni, plumbing sebanyak 370 pelajar, batu 691 pelajar, kayu 176 pelajar, dan besi sebanyak 148 peserta didik.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsungKetua LPJK DKI Jakarta, Trihono Kadri di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anies mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki kewajiban untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki kompetensi agar mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja.

"Kebutuhan tenaga terampil bersertifikat di Jakarta amat dibutuhkan. Industri konstruksi di Jakarta berkembang demikian pesat," ujarnya, saat acara Penyerahan Sertifikat Kompetensi Bidang Konstruksi SMK, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Anies menjelaskan, kepemilikan sertifikat kompetensi ini akan memungkinkan mereka setelah lulus untuk berkarya dan bekerja agar bisa lebih sejahtera. Untuk itu, Pemprov DKI menginginkan agar sertifikasi semua sektor pendidikan SMK bisa dilakukan.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi yang telah membantu terealisasinya sertifikasi di bidang konstruksi ini," ungkapnya.

Untuk diketahui, pada kesempatan yang sama juga diberikan sertfikat sebagai bentuk aprseiasi kepada 23 sekolah mulai dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA yang memenangkan kegiatan lomba sehat.

Kemudian, Anies juga menyerahkan sertifikat Adiwiyata Mandiri kepada 10 sekolah, dan sembilan sekolah yang memenangkan Adiwiyata Nasional. "Sekolah itu harus menjadi tempat penumbuhan kebiasaan, salah satunya adalah kebiasaan hidup sehat dan peduli kelestarian lingkungan," tandasnya. (wok)

Berita Terkait

Megapolitan / Dukung Aplikasi GreatEdu

Megapolitan / Anies Minta Guru Didik Siswa agar Berkreativitas

Megapolitan / Anies Minta Guru Didik Siswa agar Berkreativitas

Megapolitan / Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran

Megapolitan / Berpotensi Terjadi Penyelewengan


Baca Juga !.