Politik

PDIP Nilai Aneh Pernyataan Jokowi Diadukan ke Bawaslu

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
PDIP Nilai Aneh Pernyataan Jokowi Diadukan ke Bawaslu - Politik

DILAPORKAN-Presiden Jokowi. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai aneh pernyataan capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam debat perdana dilaporkan ke Bawaslu RI.

Ia memandang, perkataan Jokowi yang menyinggung capres nomor urut 02 Prabowo Subianto meneken tandatangan persetujuan beberapa caleg Partai Gerindra bekas koruptor merupakan fakta yang terjadi.

"Faktanya, berdasarkan laporan ICW ada tiga caleg provinsi, dan tiga caleg Kab/Kota  yang dicalegkan Gerindra. Dan ini tentu tanggung jawab pimpinan partai. Lantas, apa salahnya Pak Jokowi," kata Andreas dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Andreas menuturkan, seharusnya ketika debat pada 17 Januari 2019 lalu Prabowo membantah kalau merasa pernyataan Jokowi tidak benar. "Nah ini malah melaporkan ke Bawaslu, Artinya, si pelapor tidak paham aturan debat pemilu," tegasnya.

Dalam kasus ini, Jokowi dilaporkan oleh Tim Advokasi Milenial Peduli Pemilu. Mereka nilai Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra tidak menandatangani persetujuan tersebut. "Faktanya Pak Prabowo selaku paslon capres-cawapres nomor 02 dan sekaligus sebagai Ketum Gerindra itu tidak pernah menandatangani caleg itu sebagaimana tuduhan dari Pak Jokowi," ujar pelapor Muhajir, Kamis (24/1/2019). (jaa)

Berita Terkait


Baca Juga !.