Indobisnis

Era Teknologi, Peran Digital PR Semakin Strategis

Redaktur: Redjo Prahananda
Era Teknologi, Peran Digital PR Semakin Strategis - Indobisnis

Founder and Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo, menjelaskan Digital PR harus mampu membangun reputasi, kredibilitas dan kepercayaan.

INDOPOS.CO.ID - Founder and Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengatakan internet menjadi sarana yang sangat powerful untuk membangun brand. Bahkan tren media digital saat ini sangat mempengaruhi arus informasi.

"Melalui media digital dan teknologi, brand dapat membangun reputasi mereka. Di sini peran Digital Public Relation (PR) menjadi sangat strategis," ujar Tri, di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya, Digital PR harus mampu membangun reputasi, kredibilitas dan kepercayaan. Khususnya melalui media channel digital dan media sosial, sebagai saluran powerful bagi netizen dalam memberikan penilaian terhadap brand.

"Tidak hanya itu, Digital PR juga wajib memantau percakapan yang terjadi di media sosial," jelas Tri.
Hal itu sebagai media komunikasi dan menjalin engagement dengan konsumennya di dunia digital. Lebih lanjut dia mengatakan, Trans N Co Indonesia, bekerjasama dengan infobrand.id, untuk kedua kalinya melakukan riset digital. Yakni untuk mengamati perusahaan yang berhasil menjalankan aktivitas dan strategi digital PR-nya. Melalui Indonesia Top Digital PR Index.

"Perusahaan dengan reputasi dan citra yang positif, kini dapat dinilai dari pintarnya mereka dalam mengkomunikasikan perusahaannya melalui media PR kontemporer. Seperti media digital, media sosial dan sarana lainnya," beber Tri.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk brand-brand yang dinilai mampu memanfaatkan secara maksimal peran Digital PR dalam membangun reputasi, engagement dan kepercayaan konsumen, pihaknya memberikan penghargaan Indonesia Top Digital PR Award (ITDPA) 2019.

Penghargaan tersebut diberikan kepada brand-brand di Indonesia, dengan terlebih dahulu dilakukan riset. Yakni melalui Survey Digital PR Index sejak September sampai November 2018. Yakni terhadap lebih dari 800 brand dari 100 kategori brand tersurvey di Indonesia. Dengan tiga parameter penilaian, yakni Digital Media Aspect, Social Engagement Aspect dan Digital Mention Aspect.

"Dari jumlah tersebut ada 21 brand yang berhasil mendapatkan penghargaan," pungkasnya. (dai)

Baca Juga


Berita Terkait

Ekonomi / Bisnis Waralaba Mudahkan Calon Investor Memilih Usaha


Baca Juga !.