Nasional

Didepan Ibu Muslimat NU, Cak Imin Sebut PKB Besar Karena Doa "Kuburan"

Redaktur: Redjo Prahananda
Didepan Ibu Muslimat NU, Cak Imin Sebut PKB Besar Karena Doa "Kuburan" - Nasional

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menerima kunjungan ibu-ibu Muslimat NU Mojokerto dan Nganjuk di kediamannya di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Minggu (26/1/2019)

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku senang mendapat kunjungan ratusan anggota muslimat NU Mojokerto dan Nganjuk yang akan mengikuti hari lahir (harlah) ke-73 di Istora Senayan, Minggu (27/1/2019) besok.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Cak Imin ini menjelaskan bahwa acara tersebut telah menunjukan kepada seluruh penduduk Indonesia bahwa ibu-ibu ahlusunah waljamaah kompak untuk mendoakan NKRI tetap jaya.

"Kita kabarkan pada dunia bahwa ibu-ibu ahlusunah waljamaah solid. Tidak terpecah belah. Mendukung penuh NKRI," tutur Cak Imin saat menjamu ratusan Muslimat NU tersebut di kediamannya di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, wakil ketua MPR RI ini juga melaporkan terkait perkembangan PKB dikancah politik nasional. Ia menjelaskan, sekalipun PKB tidak punya media massa, baik stasiun tivi dan koran tetapi hasil survei menunjukan PKB berada diurutan ketiga.

"Semua itu atas berkah ulama. Pak Jokowi bolak-balik bingung. Kok bisa PKB menyalip Golkar. Saya jawab yang pertama doa ulama dan kedua kuburan," ujarnya.

Kenapa kuburan? Cak Imin berkata, karena ibu-ibu kaum ahlusunah waljamaah suka berziarah ke makam para wali, sunan dan kiai.

"Dengan doa ibu-ibu di makam dan doa ulama PKB berada diurutan ke tiga dan PKB dapat terhindar dari beragam serangan," ucapnya.

Menurut Cak Imin, PKB bukan hanya hadir sebagai pemenang, melainkan juga sebagai solusi di tengah hiruk pikuk mengkafir-kafirkan orang lain. Terutama kegiatan di media sosial.

"PKB jadi solusi, karena PKB merupakan partai agamis-nasionalis, nasionalis-agamis," ucapnya yang juga mengabarkan bahwa pada Minggu besok dirinya akan menerima kunjungan dari ribuan anggota Muslimat NU Jawa Barat. (dil)

Berita Terkait


Baca Juga !.