Puluhan Siswa Indonesia Ambil Bagian di Simulasi Konferensi PBB Tingkat SMA

INDOPOS.CO.ID – Konferensi simulasi sidang PBB tingkat SMA sedunia Harvard Model United Nations (HMUN) kembali digelar Universitas Harvard.

Sebanyak 3.500 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Indonesia mengirimkan 35 siswa . Mereka berasal SMA Labschool Jakarta, dengan jumlah delegasi terbanyak 35 siswa.

Kepala SMA Labschool Jakarta, Suparno Sastro merasa bangga karena diundang resmi oleh Universitas Harvard. Baginya mengikuti kegiatan ini pengalaman internasional.

“Sudah lima kali SMA Labschool mendapat kesempatan mewakili Indonesia berpartisipasi di HMUN sejak tahun 2014,” ujar Suparno Sastro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Panitia memberikan tantangan kepada para peserta untuk memikirkan segala persoalan dunia tersebut dengan bertindak berdasarkan tanggung jawab dan peran sebagai seorang pemimpin internasional secara positif dan bijaksana.

Sisea Labschool, Harandy Merza Ardhava menjadi delegasi dan bersidang di komite special summit on terrorism. Bersimulasi mewakili negara Thailand. Baginya ini merupakan pengalaman pertama dengan suasana sidang sangat menantang.

“Beberapa aspek tidak sesuai dengan materi pembahasan, tentang terorisme, sehingga sangat sulit dalam waktu sekejap untuk tune in dalam perdebatan di council ini,” kata Harandy.

Namun, dia tetap berusaha keras berbicara dan mengungkapkan pandangannya tentang pencegahan terorisme global di depan sidang.

Kayla Tahira di komite United Nations Economic and Social Council mewakili Vietnam menjelaskan, ambisi para peserta untuk tampil dominan sudah terlihat dari awal council, setiap ada kesempatan mereka rebut dengan cepat.

“Tapi kendala paling menonjol kemampuan Bahasa Inggris. Bila mereka mumpuni, membuat mereka begitu piawai memainkan perdebatan di council,”  jelas dia

HMUN 2019 dilaksanakan pada 24 hingga 27 Januari 2019. Peserta berasal dari 200 SMA dari 40 negara di dunia. Mereka berkesempatan berinteraksi antarsiswa dari berbagai belahan dunia dengan berbeda budaya. (dan)

Komentar telah ditutup.