Jakarta Raya

JPO di Sudirman Belum Beres

Redaktur: Muhammad Izzul Mutho
JPO di Sudirman Belum Beres - Jakarta Raya

MOLOR - Pekerja menyelesaikan proyek JPO Gelora Bung Karno di Jalan Sudirman, Senayan, Senin (28/1/2019). Foto : Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Sudirman, Jakarta, hingga Rabu (30/1/2019) masih belum beres. Padahal awalnya, JPO tersebut ditarget rampung pada Desember 2018. Pantauan INDOPOS, JPO di depan FX Sudirman dan depan Senayan, masih dalam tahap pengerjaan. Di antaranya pada atapnya masih dilakukan pemasangan sebagai penghalau panas dan hujan. 

Sedangkan JPO di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, yang rencananya mau dirobohkan, masih berdiri. Padahal, selain mengalami kerusakan, salah satu aksesnya berada di tengah jalan. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho membenarkan hal tersebut. Ya. Lagi tahap desain untuk JPO Dewi Sartika. "JPO Sudirman masih dalam tahap finishing," kata Hari, Rabu (30/1/2019).

Sebelumnya, dia menuturkan, JPO Dewi Sartika menunggu kajian. Setelah keluar baru dieksekusi. Hari menegaskan, tak mungkin mempertahankan ada tiang di tengah jalan. Kemungkinan bisa dibongkar.

Hari menjelaskan, Dinas Bina Marga DKI telah membuat surat ke pengembang agar komitmen menyelesaikan dampak akibat pembangunan atau izin pembangunan apartemen. Sedangkan Dishub melakukan kajian efektivitas JPO. Masih dipertahankan atau cukup dengan zebra atau pelican crossing. "Camat/lurah meneliti status lahan pada kaki/tangga JPO di sisi timur (seberang apartemen)," katanya.

Sekadar diketahui, di Jalan Sudirman dilakukan revitalisasi tiga JPO.JPO Polda Metro Jaya dengan anggaran Rp 19,36 miliar, JPO GBK Rp 18,47 miliar, JPO Ratu Plaza Rp 17,39 miliar, dan Rp 1 miliar untuk biaya konsultasi ahli.(ibl) 

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.