Nasional

Kemenkominfo, KPU, dan Bawaslu Sepakat Tangkal Hoaks Pemilu di Medsos

Redaktur: Novita Amelilawaty
Kemenkominfo, KPU, dan Bawaslu Sepakat Tangkal Hoaks Pemilu di Medsos - Nasional

SEPAKAT-Menkominfo Rudiantara, Ketua KPU Arief Budiman, dan Ketua Bawaslu Abhan menandatangai MoA pengawasan konten kampanye di medsos. Foto : Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) bersama KPU RI dan Bawaslu RI kembali bersepakat menangkal hoaks di media sosial. Kesepakatan ini terjalin dalam penandatanganan Memorandum Of Action (MoA).

Penandatanganan dilakukan oleh Menkominfo Rudiantara, Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di Kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Menkominfo Rudiantara mengatakan, kesepakatan kali ini bukan hanya sebatas saling mengerti. Akan tetapi lebih pada gerakan aksi nyata menangkal hoaks terkait Pemilu 2019.

"Kami mendukung KPU dan Bawaslu. Mendukung penyelenggaraan pemilu dengan turut mensosialisasikan. Kita ajak masyarakat melaksanakan hak pilihnya pada 17 april nanti," kata Rudi.

Dalam menangkal hoaks, Kemenkominfo setiap harinya telah mengeluarkan laporan hoaks. Rudi nilai, hoaks dalam pemilu maupun bukan pemilu sangat jahat. Maka dari itu pihaknya bakal pro-aktif mencounter hoaks dan ujaran kebencian di medsos.

"Kami juga akan mengajak kelompok masyarakat yang konsern hoaks supaya bisa membantu memviralkan bahaya hoaks. Sehingga timbul alert yang lebih dini terhadap hoaks," ungkap pria lulusan Universitas Padjajaran itu.

Ditempat sama, Abhan menyatakan kesepakatan ini sangat penting. Sebab, dalam kampanye pemilu banyak bertebaran hoaks dan ujaran kebencian di medsos.

"Persoalan hoaks dan ujaran kebencian merupakan virus dan racun demokrasi. ini harus kita eliminir, tindak tegas," ujar Abhan.

Ketua KPU Arief Budiman juga mengapresiasi kesepakatan ini. Aktivitas menangkal hoaks tidak hanya dilakukan di tingkat pusat. Kata Arief, justru di daerah-daerah hoaks dan ujaran kebencian laten terjadi.

"Maka saya akan minta KPU provinsi, kabupaten/kota untuk terus kerjasama dengan Bawaslu dan kantor Kominfo didaerah. Karena Kominfo punya banyak akses untuk melaksanakan dan menyebarkan niat baik dan tujuan kita ke masyarakat," papar Arief.

"Untuk menangkal hoaks melalui medsos, Komifo adalah partner yang tepat untuk melawan hal itu," tutupnya. (jaa)

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.