Depok

SMP se-Depok Serentak Simulasi UNBK

Redaktur: Ahmad Nugraha
SMP se-Depok Serentak Simulasi UNBK - Depok

ILUSTRASI - SMP negeri dan swasta di Kota Depok serentak menyelenggarakan simulasi Ujian Nasiona Berbasis Komputer. Foto : Dok/RADAR BOGOR/INDOPOS GROUP

INDOPOS.CO.ID - Persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan pada bulan April 2019 terus dimatangkan. Untuk itu, SMP negeri dan swasta di Kota Depok serentak menyelenggarakan simulasi UNBK.

Kegiatan simulasi dibagi dalam dua periode, yaitu tanggal 28-31 Januari 2019 dan periode kedua pada tanggal 4, 6 sampai 8 Februari 2019.

Bagian Helpdesk Kota Depok, Acu Setiawan menuturkan, simulasi UNBK serentak untuk semua jenjang pendidikan. Sementara itu, pelaksanaannya sendiri diserahkan kepada masing-masing sekolah, sesuai jadwal yang ditentukan.

“Dari laporan, hampir 80 persen yang melakukan simulasi pada periode awal. Sisanya bulan Februari (periode kedua),” kata Acu, Selasa (29/1/2019).

Dia menjelaskan, jadwal simulasi untuk satuan pendidikan diatur sendiri oleh satuan pendidikan. Ketentuan lainnya, kata Acu, dalam satu hari dapat dilaksanakan lebih dari satu mata ujian. Namun, setiap peserta didik dalam satu hari hanya dapat mengikuti satu mata ujian.

“Dalam satu periode simulasi, setiap server tidak dapat dipakai untuk dua jenjang atau lebih,” katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bagian Kurikulum SMPN 04 Kota Depok, Dudih Rohaedi mengatakan, pihaknya akan mengadakan simulasi UNBK pada periode kedua, tanggal 04 Februari 2019. Keputusan tersebut, dikarenakan pihaknya masih menunggu pengiriman komputer dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok.

Dikatakannya, sesuai arahan dari Kepala Disdik Depok agar pelaksanaan UNBK tidak terlalu sore, harus diselenggarakan dalam dua sesi. Karenanya, untuk mengakomodir 406 siswa kelas XII, dibutuhkan perangkat komputer sebanyak 203 unit, ditambah cadangan 10 persen. Saat ini, jelas Dudih, pihaknya baru memiliki 150 unit komputer.

“Kita punya enam ruangan dengan tujuh server, satu kelas diisi untuk 33-34 siswa. Kalau dibagi dua sesi, maka idealnya satu sesi diisi 202 orang,” ucapnya.(RD/net)

TAGS

Berita Terkait

Headline / Jelang UNBK, Indonesia Timur Belum Terpasang Internet

Nasional / Penyelenggaraan UNBK di Pulau-pulau Terkendala Listrik

Megapolitan / 124 SMP se-Kota Bogor Geber Persiapan UNBK

Nusantara / Djarum Gelar Media Gathering 2018 di Lima Kota Besar

Nasional / Jadi Alat Evaluasi, UNBK SMP Naik 0,33 Persen


Baca Juga !.